Categories
wordpress

How to Make Your Own Plugins/Themes Updating Service

INTRO

Several times ago, my Smells Like Facebook theme was suspended from being updated in WordPress Theme Directory. It’s still being available to download, but I can’t submit a new version, therefore the theme users can’t get a notification and auto update from their dashboard.

So I try how to override WordPress auto update check routine and make it check the latest version of Smells Like Facebook to my own server. Here’s how:

Categories
book

Agatha Christie

Agatha Christie
Agatha Christie

Belakangan ini, gara-gara kesibukan serta kemalasan yang cukup akut, rasa-rasanya saya jadi jarang menjalankan hobi membaca saya. Sering belanja buku, tapi ya begitu, langsung masuk rak buku lalu terlupakan. Entah kenapa, begitu melihat buku yang agak tebal, mood membaca saya langsung turun. Padahal waktu di toko buku rasanya bergairah banget pengen menamatkan.

Akhirnya sebagai “terapi” untuk memulihkan kembali minat membaca saya, saya pilih buku-buku yang tidak begitu tebal untuk dibaca-baca. Pilihan saya pun jatuh pada novel-novel karangan sang maestro kriminal, Agatha Christie.

Categories
Movie

Unstoppable

Unstoppable
Unstoppable (wikipedia)

Will Colson, seorang kondektur baru mau tidak mau harus bekerja sama dengan Frank Barnes, engineer tua yang menunggu hari-hari terakhirnya di perusahaan kereta lantaran dipaksa berhenti oleh para petinggi perusahaan tersebut. Will yang tengah bermasalah dengan rumah tangganya harus mendapatkan ceramah dari Frank, yang merasa posisinya diambil oleh orang-orang muda macam Will. Maka muncullah beberapa perselisihan di antara mereka saat menjalankan tugas.

Sementara itu, di bagian lain, Dewey, masinis kereta barang yang mengangkut bahan kimia berbahaya secara tidak sengaja kehilangan kendali atas keretanya. Kereta itu melaju dengan kecepatan penuh dan tanpa kontrol menuju kota yang ramai. Beberapa usaha coba dilakukan pihak perusahaan, tapi selalu gagal menghentikan kereta tersebut. Akhirnya Frank dan Will memutuskan untuk mencoba menghentikan coaster (kereta tanpa pengemudi) itu, meski harus melawan perintah petinggi perusahaan dan terancam dipecat dengan tidak hormat.

Categories
Movie

Harry Potter and the Deathly Hallows Part 1

Harry Potter and the Deathly Hallows
Harry Potter and the Deathly Hallows

Dalam seluruh novel Harry Potter karya JK Rowling, seri ketujuh inilah yang paling unik dibandingkan yang lain. Karena selain merupakan judul terakhir, di mana sang protagonnis pada akhirnya harus mengalahkan antagonis yang jahat, hampir seluruh cerita di seri ketujuh ini tidak berlatar sekolah sihir Hogwarts. Alih-alih bercerita tentang Harry dan kehidupan sekolahnya, di sini Harry justru terlibat dalam perjalanan ala rombongan Hobbit di Lord of the Rings. Bedanya Harry tidak tahu kemana harus pergi, karena ia berusaha mencari Horcrux, pecahan jiwa Lord Voldemort yang ia sendiri bahkan tak tahu bagaimana bentuknya.

Categories
my life

Manajemen Waktu

Time ManagementAkhir-akhir ini saya merasa banyak waktu saya yang terbuang sia-sia. Gak tau kenapa, tiba-tiba malam datang begitu cepat, padahal pekerjaan hari itu belum ada yang selesai. Dan jadilah saya terpaksa melanjutkan pekerjaan di rumah sampai tengah malam. Akibatnya? Jelas, kurang tidur dan badan jadi lemes terus.

Membagi waktu memang bukan spesialisasi saya. Sejak dulu saya memang susah untuk dipaksa membuat kegiatan terjadwal. Harus bangun jam segini, begini jam segitu dst dst dst. Awalnya memang lancar, tapi lama-lama melenceng juga. I hate routine. Ketika saya menemukan sebuah kesenangan baru, maka hancurlah rutinitas itu. Dulu sih kasus utamanya gara-gara game. Kalau sudah keasyikan nge-game, saya bisa begadang sampai pagi, padahal esok-nya masih masuk sekolah 😛

Karena tak terbiasa itulah, rasa-rasanya hidup saya jadi berantakan belakangan ini. Dulu sih masih enak, ada orang tua yang mengontrol. Terlambat bangun pagi, maka ibu saya dengan kekuatannya akan menggebrak pintu kamar sampai saya terbangun karena kaget. Sebelum tidur pun, beliau selalu mampir ke kamar saya, memastikan PC sudah dimatikan dan saya sudah berselimut mimpi, meski biasanya saya bangun lagi dan nge-game lagi.

Tapi ketika sudah hidup sendiri di perantauan macam begini, di mana tidak ada lagi kontrol, yaaa beginilah jadinya. Entah kenapa banyak sekali pengalihan-pengalihan yang selalu membuat saya melenceng dari target. Dan tampaknya saya masih belum bisa mengontrol diri saya sendiri untuk tidak mengikuti distraksi itu. Nurut ajah, lha wong biasanya memang menyenangkan.

Gara-gara itulah, aktivitas saya yang sudah cukup padat ini (sok sibuk) menjadi semakin padat. Waktu habis hanya untuk bermain-main. Padahal hidup ini terlalu singkat untuk tidak menjadi produktif. Pekerjaan-pekerjaan menjadi tertunda, yang akhirnya harus dibayar dengan kerja ekstra di waktu istirahat.

Pada akhirnya, saya cuma bisa menyalahkan hasrat dalam diri saya sebagai anak muda ( 8) ) yang selalu ingin bersenang-senang . Ababil gituu.. 😛

Usaha jelas sudah dilakukan, tapi masih banyak gagalnya lantaran kurang bulatnya tekad. Memaksa diri sudah pula dilakukan, tapi kadang-kadang kalah juga dengan keinginan menikmati hidup.

Semoga saja di akhir tahun ini saya berhasil mengakhiri hidup sebagai ababil dan memulai tahun baru dengan lebih dewasa.

Categories
Blogs event social

Pesta Blogger+ 2010

Me at #pb2010
Me at #pb2010. Courtesy of Taufikn

Iya, saya kemarin datang ke Pesta Blogger+ 2010 ituh. Meski diawali dengan buruk lantaran saya ditilang Pak Polisi dengan sukses ketika dalam perjalanan menuju Epicentrum Walk yang belum jadi ituh, saya benar-benar menikmati momen di PB+ 2010 kemarin.

Datang agak telat dikit untuk menghindari sesi pidato-pidato dan sambutan-sambutan, saya langsung shock melihat goodie bag yang disediakan panitia di meja registrasi. Tas laptop. Ya, tas laptop. Bukan cuma soft case, tapi bener-bener tas laptop segede gaban. Jadilah saya rempong karena bawa 2 tas gede-gede, goodie bag ituh dan tas punggung saya sendiri.

#pb2010 Goodie Bag
#pb2010 Goodie Bag

Cerita soal bagaimana jalannya Pesta Blogger+ 2010 kemarin nggak akan saya tulis. Sudah banyak bertebaran di mana-mana dan ditulis oleh blogger beneran pula 😛 Saya cuma mau pamer apa saja yang saya dapatkan sepanjang acara kemarin:

Categories
Blogs my life

Menjelang Pesta Blogger+ 2010

Pesta Blogger+ 2010
Pesta Blogger+ 2010 | Merayakan Keragaman

Tak terasa, Pesta Blogger+ 2010, event akbar para aktivis dunia maya sudah di depan mata. Tapi tahun ini sepertinya ada yang beda dari PB kali ini. Bukan dengan PB-nya, tapi dengan diri saya sendiri.

Maklum, rasanya saya gak pantas untuk hadir di acara tersebut. Mau datang sebagai siapa? Blogger? *lirik arsip blog yang berlobang-lobang*. Embel-embel “+” yang disematkan untuk menjaring para aktivis maya selain Blogger rasanya juga tidak begitu berpengaruh besar. Saya nge-tweet jarang-jarang. Lha wong daftar udah sejak setahun yang lalu jumlah tweet kok baru 2000-an. Akun Twitter macam apa itu. Facebook saya pun yang njalanin malah nyonya saya. Dan saya malah lupa akun Plurk saya 😐 Foursquare? Saya jarang check-in di tempat-tempat gahul. Mayorship saya rata-rata di warteg dan warkop yang venue-nya saya bikin sendiri.

Maklum, beberapa bulan terakhir saya sibuk dengan dunia offline saya sendiri. Bukan sok sibuk sih, cuma sayanya aja yang ga bisa multi-tasking. Kangen sebenernya dengan kegiatan online yang dulu saya jalani. Blogwalking, maen game Facebook dan nyampah di Plurk. Tapi itu dulu, waktu saya masih kebanyakan nganggur. Semenjak pindah ke kantor baru ini alhamdulillah tanggung jawab saya semakin banyak, jadi susah buat magabut.

Tapi tentu saya tetap datang ke PB+ 2010 hari Minggu, 30 Oktober 2010 di Epicentrum besok. Hitung-hitung buat reboot eksistensi saya di dunia online. Btw, sampeyan sendiri gimana, mau datang di PestaBlogger+ 2010 dan bertemu saya? 8)

Eh iya, Selamat Hari Blogger Nasional bagi yang merayakan!

Categories
Technology

My Samsung Spica with Android

Akhirnya keinginan saya untuk njajal smartphone Android kesampaian juga. Alhamdulillah THR dari kantor ternyata cukup buat tambahan beli.

Dan pilihan saya pun jatuh kepada Samsung Galaxy Spica. Bukan yang Galaxy S lho ya. Nama beda dikit tapi harga beda jauh, bung 😀 . Kenapa Spica? Ya karena hanya Spica yang menawarkan fitur maksimal dengan harga yang cukup terjangkau. Meski Android bawaannya masih versi Eclair bukannya Froyo yang terbaru, bukan masalah, toh kan bisa bereksperimen upgrade di tengah jalan. Memang maunya sih nabung lagi buat beli entah Motorola Milestone atau Sony Ericsson Xperia2, tapi berhubung ponsel saya sebelumnya, Blackberry 8320 sudah sekarat, jadinya ya beli yang semampunya saja.

Lantas kenapa ganti haluan dari Blackberry ke Android? Karena harga iPhone masih tidak manusiawi 😀 . Yah, bisa dibilang masih ikut-ikut tren juga sih, penasaran dengan teknologi handphone besutan Tuhan Google. Maklum saya kan Googlism. Nggak afdol rasanya kalo belum memakai ciptaannya yang satu ini. Yah semoga saja kali ini awet dan tidak cepat membosankan 😀

dikirim dengan aplikasi WordPress for Android

Categories
music

The Catalyst, Linkin Park New Single

Linkin Park, salah satu band favorit saya, kembali akan merilis album. A Thousand Suns, judul album baru tersebut, rencananya akan dirilis sekitar tanggal 13 Oktober mendatang. Meski begitu, LP sudah merilis duluan single perdana dari album tersebut, berjudul The Catalyst pada tanggal 2 Agustus lalu. Dan kemarin, tanggal 26 Agustus, muncul penampakan dari video klip lagu tersebut di MTV. Berikut cuplikannya:

http://media.mtvnservices.com/mgid:uma:video:mtv.com:555381

Lagu anyar tersebut cukup meyakinkan bagi saya, setidaknya setelah sempat kecewa dengan Minutes to Midnight yang tidak berasa Linkin Park. Semoga saja A Thousand Suns (yang terdengar seperti kapal bajak laut-nya Luffy :P) bisa mengembalikan Linkin Park saya yang lama, atau jika memang tidak bisa yaaa setidaknya semoga tidak terlalu mengecewakan.

Oh ya satu hal lagi, saya salut dengan Linkin Park kali ini. Meski member-membernya sibuk dengan proyek sampingan masing-masing, Mike Shinoda dengan Fort Minor dan Chester Bennington dengan Dead by Sunrise-nya, mereka masih ingat identitas utama mereka di Linkin Park. Tidak seperti mantan idola saya, Ahmad Dhani yang malah sibuk dengan band abege dan selir barunya 🙄

Categories
internet Technology

How to Create Twitter Bot using OAuth

Twitter has announced to shut down the Basic Authentication API on August 31st and recommend Twitter application developers to migrate their apps to OAuth Authentication. What about bots? That’s the same. If you have bot created using Basic Authentication, then you should migrate your bot to OAuth. Here’s how, but first..

What is OAuth?

OAuth is a new authentication method that doesn’t use plain username & password to authenticate. OAuth uses a pair of tokens to check your credentials, therefore you don’t need to worry about leaking your password. These tokens are unique per user and per application. For further info about OAuth, check http://oauth.net/

So how?