Dexter

Dexter
Dexter

Sudah lama saya tidak mengikuti sebuah serial TV. Serial TV ala barat tentu saja, bukan serial TV Indonesia yang monoton itu. Semenjak berlangganan TV kabel satu tahun yang lalu, saya tertarik dengan salah satu serial yang ada di channel FoxCrime, berjudul Dexter.

FoxCrime, salah satu “cabang” channel FOX, memang banyak menampilkan serial-serial bertema hukum & kriminal, mulai dari Law & Order, Shark atau The Glades. Tapi Dexter ini berbeda, ketika yang lain menceritakan dari sudut pandang penegak hukum, film ini malah bercerita tentang kehidupan seorang pembunuh berantai.

Continue reading

The Elder Scroll V: Skyrim

The Elder Scroll V: Skyrim
The Elder Scroll V: Skyrim

Skyrim adalah lanjutan dari seri game The Elder Scroll besutan Bethesda Studios. Meski berstatus sebagai “sekuel”, game ini tidak ada sangkut pautnya dengan game-game sebelumnya. Event-event yang terjadi di game lama hanya akan dijadikan referensi saja, jadi pemain yang belum pernah main Elder Scroll yang lain tidak perlu khawatir kehilangan arah di Skyrim.

Skyrim mengambil setting di dunia yang sama dengan game sebelumnya, Tamriel, kali ini di sebuah provinsi bernama Skyrim. Provinsi ini tengah dilanda perang saudara yang berkepanjangan yang dipicu pemberontak Stormcloak. Mereka ingin memerdekakan Skyrim dari Kekaisaran yang mereka anggap lemah karena berdamai dengan musuh. Musuh ini, para Thalmor, melarang para penduduk Skyrim menyembah Talos, seorang pahlawan yang mereka anggap telah menjadi Dewa setelah mengorbankan diri untuk menyatukan seluruh Tamriel.

Tapi bukan itu masalah utamanya. Di tengah perang ini, musuh yang jauh lebih besar malah muncul. Para Naga, penguasa sihir kuno mendadak muncul setelah lama dianggap punah. Alduin, sang pemimpin naga berusaha membangkitkan naga-naga lain dalam usahanya menghancurkan Skyrim dan Tamriel.

Continue reading

LA Noire

LA Noire
LA Noire

LA Noire adalah salah satu game besutan Rockstar Games, produsen mega franchise Grand Theft Auto. Meski sama-sama bersetting open world, jangan berharap Anda bisa seenaknya membunuhi orang-orang di jalanan seperti GTA. Karena LA Noire ini bercerita tentang seorang petugas kepolisian kota Los Angeles di tahun 1947, Cole Phelps yang berusaha memecahkan misteri kejahatan di kota itu.

Adegan-adegan tembak-tembakan dan kejar-kejaran mobil macam game-game Rockstar lainnya memang masih ada, (ya namanya juga polisi ngejar penjahat). Tapi bukan itu inti game ini. Di sini pemain harus bisa mencari petunjuk, menginterogasi saksi & tersangka sampai menyimpulkan ke mana ia harus menyelidiki selanjutnya.

Continue reading

Assassin's Creed: Revelations

Guys, sudah siap jadi Assassin lagi? Siapkan dirimu karena sebentar lagi, tanggal 15 November waktu Amerika sana, Ubisoft akan segera merilis game yang paling ditunggu tahun ini, Assassin’s Creed: Revelations.

Assassin's Creed: Revelations cover
Assassin's Creed: Revelations

Merupakan kelanjutan dari serial sebelumnya, Assassin’s Creed: Brotherhood, Revelations masih akan menampilkan Ezio Auditore da Firenze sebagai tokoh utama. Ezio yang kini sudah menjadi Master Assassin akan pergi ke Constantinople (Istanbul) dan selanjutnya menuju Masyaf (kota asal Assasin dari game Assassin’s Creed pertama) untuk menguak misteri yang ditinggalkan nenek moyang Assassin-nya. Continue reading

Trailer Grand Theft Auto V

GTA V
Grand Theft Auto V

Rockstar telah merilis trailer GTA V. Dalam video tersebut muncul beberapa hal yang diyakini akan menjadi poin penting di GTA V:

  • Papan nama Vinewood (parodi dari Hollywood) berarti game ini akan mengambil setting di Los Santos. Apakah hanya Los Santos atau kota-kota lain di San Andreas (San Fierro & Las Venturas) yang akan muncul masih tanda tanya
  • Kemampuan untuk menerbangkan pesawat tampaknya akan kembali hadir setelah sebelumnya hilang di GTA IV
  • Mode transportasi baru: jetski

Selengkapnya silakan lihat sendiri videonya: Continue reading

Fast Five (Fast & Furious 5: Rio Heist)

Fast Five
Fast Five

Tak sia-sia selama ini saya setia menunggu film ini diputar di bioskop. Rasanya sayang nonton film action melalui media yang seadanya, macam DVD di laptop atau film bajakan. Gregetnya kurang.

Maka bergembiralah saya saat Fast Five akhirnya masuk ke bioskop di Indonesia. Saya langsung nonton di hari pertamanya main, hari Jumat 12 Agustus kemarin. Hasilnya? Sangat memuaskan. Setelah “puasa” nonton di bioskop cukup lama, Fast Five adalah menu berbuka yang sangat cocok.

Film dimulai dengan ending dari seri sebelumnya, Fast & Furious dimana Mia Toretto (Jordana Brewster) & Brian O’Connor (Paul Walker) berusaha membajak mobil tahanan yang membawa Dominic Toretto (Vin Diesel) untuk menyelamatkannya. Untuk menghindari kejaran polisi & FBI, mereka kemudian melarikan diri ke Rio de Janiero, Brazil.

Di Rio, mereka malah harus berurusan dengan penguasa sekaligus bandar narkoba di sana, Hernan Reyes (Joaquim de Almeida) setelah merusak rencana Reyes merampok sebuah mobil dari sebuah kereta. Lebih buruk lagi, FBI ternyata mengirim satuan khusus DSS (US Diplomatic Secret Service) yang dipimpin Luke Hobbs (Dwayne Johnson) untuk menciduk mereka dari Brazil. Adegan kejar-kejaran berkecepatan tinggi di tengah kota pun tak terelakkan. Apalagi ketika Dom berencana untuk merampok semua uang Reyes sebagai modal mereka untuk kabur & memulai hidup baru.

Continue reading