Gravity

Gravity“Life in outer space is impossible”. Mantra itu lah yang dipakai sutradara Alfonso Cuaron dalam menciptakan film terbaik (versi saya) tahun ini. Setelah bertahun-tahun terlena dan takjub dengan film-film luar angkasa macam Star Trek, Star Wars, John Carter dll, kita seakan lupa dengan fakta singkat tersebut; hidup di luar angkasa itu tidak mungkin. Tidak ada gravitasi yang membuat kita bisa berdiri tegak adn juga tidak ada okisgen yang selama ini kita sia-siakan.

Gravity menyampaikan pesan sederhana itu dengan begitu indah, realistis dan sangat manusiawi. Boleh dibilang ini film thriller luar angkasa yang paling masuk akal. Tidak ada pesawat luar angkasa yang berkejar-kejaran dan saling menembak laser. Tidak ada alien-alien jahat yang berusaha memusnahkan manusia. Hanya ada 2 orang astronot yang terdampar di orbit yang berusaha menyelamatkan diri mereka dari serbuan pecahan satelit yang meledak dan kembali ke bumi.

Continue reading

Advertisements

Javascript: Google Closure Library vs jQuery

Google Closure

Bahasa pemrograman Javascript adalah salah satu fitur utama, bahkan termasuk salah satu yang utama di dalam dunia web development saat ini. Di era yang katanya 3.0 ini boleh dibilang hampir semua web developer memakai Javascript untuk membuat tampilan web mereka lebih dinamis dan interakitf.

Berbagai macam library Javascript pun bermunculan untuk mendukung hal tersebut. Dan tentu saja, yang paling fenomenal adalah jQuery, pernah dengar? jQuery sebenarnya berawal dari sebuah library sederhana yang digunakan untuk mempermudah proses selecting elemen DOM pada website. Tapi kemudian library ini berkembang hingga hampir seluruh proses manipulasi DOM dapat dilakukan dalam jQuery. Mulai dari mengubah atribut, menambahkan CSS style, melakukan AJAX request hingga yang paling keren membuat animasi.

Tak ayal, library ini menjadi populer dengan sangat cepat. Bahkan bisa dibilang lebih terkenal dari Javascript itu sendiri. Banyak web developer mengatakan mereka belajar tentang Javascript justru setelah beberapa lama menggunakan jQuery. Sampai-sampai ada jargon “too much jQuery” atau “there’s jQuery for that” yang menyindir fenomena penggunaan jQuery secara berlebihan untuk perintah-perintah sederhana yang sebenarnya bisa dilakukan di Javascript biasa.

Continue reading

Man of Steel Review

Man of Steel Superman

Man of Steel, film garapan Zack Snyder ini menceritakan kembali tentang asal usul kedatangan sang manusia super ke bumi. Dimulai di planet Krypton yang tengah menunggu kehancuran, film ini bercerita tentang Jor-El (Russel Crowe), ayah kandung Superman melawan pemberontakan General Zod (Michael Shannon) yang ingin membangun Krypton baru dengan kaum-kaum yang ia pilih sendiri.

Inti ceritanya tetap sesuai dengan kisah asal muasal Superman yang biasa kita dengar, bagaimana Jor-El kemudian mengirimkan anaknya Kal-El yang baru lahir menuju bumi agar selamat dari kehancuran planet. Ironisnya, Zod justru ikut selamat karena sebelum planet Krypton meledak ia dan kroni-kroninya malah dikirim ke penjara luar angkasa. Bedanya dari cerita umumnya, kali ini Jor-El mengirim sebuah “Codex” yang merupakan benda pusaka Krypton bersama Kal.

Continue reading

Argo, Propaganda yang Menghibur

Argo
Argo

Argo, yang dibintangi sekaligus disutradarai oleh Ben Affleck, mengambil tema tentang Iranian Hostage Crisis di tahun 1979 di mana segerombolan besar demonstran menyerbu kedutaan besar Amerika di Teheran, Iran dan menyandera para pegawainya. Yang menjadi fokus ceritanya adalah tentang 6 orang pegawai yang berhasil kabur melalui pintu belakang kedutaan. Bermaksud mencari kebebasan dan keselamatan, mereka justru dicekam dengan rasa takut tertangkap para pemberontak.

Saat keenam orang itu berhasil bersembunyi untuk sementara di rumah Duta Besar Kanada, di Amerika Serikat para pejabat CIA berdebat tentang cara memulangkan mereka. Berbagai jalan diperdebatkan untuk menyusupkan “penjemput” ke Iran dan membawa kembali para pelarian itu.

Continue reading

Bartimaeus Novel: Ring of Solomon

Novel Ring of Solomon
Novel Ring of Solomon

Saya merupakan penggemar trilogi novel Bartimaeus karya Johnathan Stroud. Jadi ketika melihat judul buku ini di salah satu rak toko buku, maka gak pake lama langsung saya sambar.

Solomon Ring merupakan prequel dari trilogi aslinya. Settingnya bukan lagi di Inggris modern versi sejarah-alternatif, tapi di Kerajaan Jerusalem, tempat Raja Solomon berkuasa dengan kekuatan sihirnya yang luar biasa. Konon kekuatan sang Raja diperoleh dari cincinnya yang sanggup mendatangkan makhluk gaib terkuat di seluruh dunia. Mirip dengan cerita di 3 buku awal, cerita di Solomon Ring tidak jauh-jauh dari intrik politik kerajaan, perebutan kekuasaan, pengkhianatan, dll.

Continue reading

Trailer Baru Film Superman “Man of Steel”

Man of Steel

Film Man of Steel, yang menceritakan tentang sosok superhero Superman, merilis video trailer pertamanya pada 11 Desember kemarin.

Berbeda dengan teaser-nya yang hanya menampilkan sepotong-sepotong adegan, video trailer ini lebih banyak menceritakan tentang film itu sendiri. Dalam video berdurasi 2 menit 30 detik itu ditunjukkan beberapa adegan penting, di antaranya tentang masa kecil Clark Kent alias si Superman. Tentang bagaimana ia menyelamatkan bus yang jatuh ke sungai. Ada juga adegan saat ia mengenakan jubah Superman lalu terbang melesat ke udara.

Continue reading

Assassin's Creed III

Assassin's Creed III
Assassin's Creed III

Yay! Ubisoft akhirnya merilis video trailer Assassin’s Creed III pada tanggal 6 Maret lalu (biarin basbang! :P). Game ini adalah kelanjutan dari seri Assassin’s Creed sebelumnya dan “menggunakan” karakter utama yang baru, bernama Connor. Ya, Ezio Auditore sang bangsawan Firenze sekaligus Master Assassin sudah berakhir masa jabatannya.

Game ini akan mengambil setting Revolusi Amerika pada tahun 1753 sampai 1783, di mana “rakyat” Amerika sedang berusaha memerdekakan diri dari “penjajah” Inggris. Ngerti kan maksudnya kenapa saya pakai tanda kutip? :P. Kota-kota yang akan dimunculkan sebagai tempat petualangan Connor adalah kota Boston dan New York, serta sebuah padang luas bernama Frontier yang masih alami, tempat suku-suku Indian tinggal di perkemahan.

Continue reading