Categories
Blogs Hobbies

Hosting Plugin di WordPress Plugin Directory

Baru saja, saya membuat sebuah plugin sederhana, yang berfungsi untuk menyortir jumlah komentar sebuah postingan. Dengan plugin tersebut, komentar-komentar Anda tidak akan ikut dihitung, sehingga jumlah yang muncul adalah benar-benar jumlah komentar pengunjung blog Anda. Berguna sekali untuk yang gemar membalas komentar, apalagi fitur tersebur disediakan tersendiri di WordPress 2.7.

Seperti biasa, plugin tersebut saya buatkan postingan tersendiri di blog WP-Project saya, tapi kemudian saya tergelitik untuk mencoba meng-upload plugin tersebut di Direktori Plugin WordPress. Setelah membaca petunjuk-petunjuknya, ternyata caranya cukup rumit. Pertama, Anda harus login terlebih dahulu, menggunakan username/password tersendiri. Kemudian Anda harus mengisi form informasi tentang plugin Anda. Data dari form ini nantinya akan dimoderasi oleh pihak WordPress. Bila diterima, Anda akan menerima email konfirmasi. Di dalam email diterangkan bahwa di server WordPress Direktori, si admin telah menambah sebuah folder khusus untuk plugin Anda.

Untuk mengakses folder tersebut, Anda harus menggunakan subversion client. Setelah itu, dengan menggunakan subversion client, upload file-file plugin Anda. Untuk langkah-langkah penggunaan subversion ini, bisa Anda baca di sini. Setelah selesai, tunggu 15 menit sampai ada update di WordPress Plugin Directory. Setelah 15 menit, lihat di halaman profil Anda, dan plugin Anda pun akan ada di sana.

Dan, plugin saya pun sudah ada di sana πŸ˜›

Berikut petunjuk lengkap cara mengupload plugin.

Categories
Agama & Tuhan

Kenapa Tuhan Menciptakan Kita?

Pernahkah Anda membayangkan, bagaimana seandainya Anda tidak diciptakan oleh Tuhan? Tetap berada di Ketiadaan dan tidak dibebani oleh segala macam tetek bengek kehidupan.

Pernahkah Anda bertanya, buat apa sih, Tuhan repot-repot membuat segala kehidupan ini? Untuk beribadah pada-Nya? Toh, Dia sendiri mengaku kalau Dia tidak butuh semua itu. Tanpa kita beribadah pun, katanya Tuhan masih tetap Maha Segalanya. Kita juga tidak pernah meminta untuk diciptakan, dan dibuat menjalani kehidupan untuk merasakan segala pahit manisnya.

Lalu kenapa, Dia Yang Maha, tiba-tiba memaksa kita untuk Ada, menjejalkan kita ke dalam kehidupan, memberikan setumpuk aturan-aturan untuk kita laksanakan, menjanjikan akan memberi balasan yang baik bagi yang taat, dan mengancam dengan siksaan bagi yang ingkar? Apakah tidak lebih baik jika kita tetap Tiada, tanpa perlu repot-repot beribadah demi tidak disiksa dan demi mendapat nikmat tiada tara?

Secara ekstrim, tiba-tiba di pikiran saya ini, yang juga pemberian dari-Nya, yang kadang-kadang saya gunakan untuk berpikir sesuai perintahNya, muncul ide bahwa sebenarnya Tuhan itu memang sedang bosan. Jadi sebagai hiburan, dia pun memaksa kita yang semula Tiada untuk menjadi Ada dan menjadi hamba-hamba-Nya, menuruti segala macam omonganNya. Dia mungkin saja tengah tergelak ketika melihat ada orang-orang yang saling bertikai untuk mendapat pengakuan sebagai yang paling benar. Atau ketika ada orang merinding ketakutan ketika diceritakan tentang siksa-setelah-mati-yang-amat-sangat-pedih-sekali.

Mungkin saja Dia merasakan sensasi yang sama yang saya rasakan ketika sedang memainkan game simulasi ‘Sim City’. Saya merasakan ada kepuasan tersendiri ketika dengan egoisnya, tiba-tiba saya datangkan hujan meteor di kota yang sudah tertata rapi dan hidup dalam damai. Atau saat saya ciptakan banjir bandang dan kebakaran besar.

Dan Dia pasti tengah tertawa geli saat saya bingung mempertanyakan pada diri saya sendiri, “Kenapa sih Dia repot-repot menciptakan saya? Bagaimana seandainya saya tidak pernah ada? Pasti enak, tidak perlu repot-repot memikirkan kehidupan ini..”

Categories
woro-woro

Rebirth

Yak.. akhirnya blog saya berganti lagi. Dari yang multiple blogs menggunakan WordPress MU, di mana saya bisa membuat subdomain sebanyak-banyaknya, menjadi single blog lagi menggunakan WordPress biasa. Entah kenapa tiba-tiba berpikiran untuk mengganti lagi engine blog ini. Padahal sebenarnya agak berat juga, menghapus subblog-subblog yang sudah ber-page rank tinggi itu B-) cukup banyak itu.

Kalau dilihat dari sisi komersil, cara lama saya itu memang cukup ampuh. Masalah yang sering dihadapi oleh orang yang memiliki banyak blog adalah, sub-blog yang lainnya biasanya jarang terupdate dan sepi pengunjung. Nah, kalau cara saya, justru blog utama yang tidak di update, sub-sub blog yang lainnya yang terus diupdate, tapi nantinya postingan-postingan di sub blog tersebut diposting lagi di blog utama menggunakan aggregator plugin. Sehingga ketika ada orang yang mengunjungi blog utama, kemudian membaca sebuah postingan, maka dia akan diarahkan ke sub blog asal postingan tersebut, dan voila! jumlah hits di blog utama dan blog-blog yang lain pun akan jadi sama rata. Ranking pun dipastikan tidak akan jauh beda.

Tapi… rasanya jadi aneh, seperti orang plin plan, sekarang posting di sini, besok posting di situ… Aneh. Mending begini sajalah..

πŸ˜€

*maaf bagi yang Readernya kebanjiran.. ^:)^

Categories
internet

Embedded Flash is Blocked in Firefox

Have you ever installed Adblock plugin to your Firefox? Right, in the plugin preferences, you can set the browser to block the ads and embedded object. But now, the same effect, occurs in my without-Adblock-Firefox. When I open a site that contains an embedded Flash object, a strange gray box hide it, so I can’t interact with the object. First I thought that the Flash Player plugins didn’t work, but the browser didn’t show a notification about the ‘Missing plugin’. I get confused why does it happen? I never installed adblock before. Plugins installed in my Firefox only Firebug and Web Developer, for work purpose.

After I cleared all cookies and the private data, the flash player work well again. One thing that I realized is, the gray box will appears again, after I open a file sharing site, http://indowebster.com. Indeed, in that site there are a lot of ads and Flash object. After those objects loaded, pooff!!, the gray box suddenly appears. Not only in that site tab, but in every tab in my Firefox.

Until now, I didn’t get that problem solved, even after I re-installed the browser. Maybe anyone can help?
Thanks in advance

Categories
woro-woro

New Theme

Maaf, theme untuk blog ini sedang dalam masa pembuatan.. Masih ada beberapa fungsi yang masih belum selesai dikerjakan. Mohon maaf bila terjadi ketidaknyamanan.

Saran, masukan, kritik atau cemoohan sangat diterima.. Terima kasih..

Categories
Agama & Tuhan

Agama MLM

Di sebuah sore, saat saya bersama beberapa teman sedang hang out di sebuah warung mie ayam, terdengar percakapan dua orang di sebelah kami. Seorang pria dan wanita. Si pria, yang mengenakan baju rapi dan necis, tampak tengah menjelaskan sesuatu dengan serius kepada si wanita. Iseng-iseng, saya pun mencuri dengar.

“Kalau ibu bisa menjual barang kita sejumlah 10 buah dalam bulan ini, maka keuntungannya adalah 5 juta. Kalau setahun? Maka totalnya adalah 60 juta”, kira-kira seperti itu kata si pria.

Si ibu, tampak begitu antusias mendengar penjelasan si pria. Dan tampaknya sadar akan ketertarikan si wanita, si pria pun menjelaskan lebih serius, dengan menggunakan angka-angka fantastis yang bisa diraih si wanita bila mau bergabung dengannya. Ya, saya baru sadar, kalau si pria sedang mempromosikan program MLM.

Saya jadi agak geli mendengar penjelasan si pria kepada calon korban downline-nya itu. Keuntungan dan kemudahan yang ditawarkan terdengar terlalu berlebihan. Tapi saya juga agak terkejut melihat si ibu yang malah tampak sangat antusias. Kenapa dia tidak bertanya kepada sang pria “Pak, kalau memang benar keuntungannya segitu, dan bapak memang sudah lama ikut program ini, kok kita makannya di warung mie ayam? Bukannya di restoran yang mewah?” :-j

Categories
my life

Tragedy

A tragedy can only be ended by another tragedy..

Sudah lama drama itu hangus terbakar oleh api tragedi, menjadi sebuah tragedi. Tak ada lagi sajak-sajak yang menghiasi tiap episodenya yang kian hari kian memilukan. Hanya tragedi. Lalu datanglah sebuah tragedi besar. Bum!! Hancurlah tragedi-tragedi itu. Hancurlah hati yang selama ini menjadi wadah tragedi-tragedi itu. Tak bersisa. Hanya tragedi.

Hahaha, puisi macam apa itu? Entah saya tidak tahu itu puisi atau apa, yang jelas beberapa kalimat di atas cukup bagi saya untuk menggambarkan sedikit rasa dari sejumput fragmen kehidupan yang baru saja saya cicipi.

Maaf, saya tidak akan memposting sejarah awal saya ngeblog, dalam rangka memperingati Hari Blogger Nasional. Ataupun posting soal orang miskin dalam rangka Blog Action Day.

Saya sedang.. shock. Down.

Ah, sudahlah…

Categories
Blogs

Just Blog It!

Sebegitu susahnya kah menulis blog? Masak cuma sebegitu doang?

Nggak begitu susah sih, cuma males saja…

Wah, kalo males sih mending gak usah ngeblog.. Gak bagus tahu..

Hey!! Gak ada yang nyuruh kamu baca blog-ku.. Kalau nggak suka ya sudah, jangan dibaca.. Aku memang gak bisa terus-terusan nulis bagus kayak kamu.. Tapi apa gara-gara itu aku gak boleh ngeblog? Gak ada aturan bahwa orang ngeblog itu harus panjang lebar, bagus, dan harus bikin yang mbaca mikir! Lagipula ini kan blog-ku sendiri, ngapain kamu pake nyuruh-nyuruh aku gak usah ngeblog, hah?? HAH!!

*mulai emosi dan ad-hominem*

:-j

Bagaimana bila tak ada apapun yang didapat?

Saya kira blogger ndak akan kewalahan. Mereka ndak akan kurang akal. Bahkan ketika tak punya apa pun, mereka bisa menulis kata β€œkosong” atau sekadar secuil titik dan koma di layar.

Ndorokakung – http://ndorokakung.com/2008/02/08/blogisme-pecas-ndahe/

Categories
budaya

Happy Idl Fitr

Saya, pemilik blog ini dan b l o gb l o g lainnya, mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri bagi yang memang merasa pantas untuk merayakannya. Saya juga mengucapkan mohon maaf bagi Anda yang pemaaf atas postingan-postingan saya yang mungkin tidak menyenangkan bagi Anda, khususnya kepada bapak dan ibu pengikut FPI yang dimuliakan Tuhan.

Eh, anak buah Anda sudah minta maaf sama pemilik warung yang diobrak, belum?

Categories
my life

Life is Unpredictable, eh?

Life is unpredictable, indeed. You don’t know what is your next line of your whole life code.

Saat bersiap pulang dengan membawa sebuah hasil pekerjaan saya, untuk memberi orang tua saya sedikit kebanggaan atas anak sulungnya ini, perasaan berbunga-bunga saya langsung runtuh. Hancur, bersama dengan hilangnya laptop pinjaman dari kantor, beserta tas saya dan isinya, sebuah kamera digital yang baru saja saya beli, yang merupakan barang berharga pertama yang saya beli dari keringat sendiri, yang bahkan cicilannya pun belum lunas.

Saya ingin sekali misuh saat ini. Ingin sekali.