Categories
Blogs comic internet

Just Block It!!

FYI, follow this link

Categories
Blogs

Seputar Out-Of-Topic

Hhhhh… Saya tersindir. Ya, oleh tulisannya Om DeBe yang inih. Tapi saya ndak marah atawa dendam kok. Saya hanya merasa malu sajah. Di postingan ituh, beliau membahas seputar ber-komentar di blog. Ada satu poin yang “menusuk” saya dalam-dalam

2. Tidak pula Out.Of.Topic.

Sementara sang pembuat berusaha membahas masalah A, anda malah ngalor – ngidul ke masalah B. Tidak lucu, tentunya, apalagi kalau artikelnya bukan bertujuan untuk melawak. Berusahalah untuk membalasnya dengan kaitan antara artikel dan komentar. Yang saya tahu, O.O.T. lebih banyak terjadi dalam artikel yang kontroversial, dimana permasalahan yang sedang memanas di permukaan cenderung membuahkan komentar yang sebetulnya tidak dibutuhkan, dan keluar akibat emosi komentator yang meluap – luap. Kalau begini jadinya, lebih baik anda minum segelas air putih setiap kali hendak berkomentar. Lumayan, hitung – hitung membuat jernih pikiran.

Serta membaca salah satu komentar dari peng-komentar (halah) seperti berikut:

cuma masih banyak yang berpikiran “komen untuk menjalin silaturahmi”, padahal isi komennya cuma oneliner atau bahkan sangat sangat OOT. saya sendiri kadang kecewa terutama apabila membahas postingan yang mengajak diskusi, tetapi isi komen malah OOT.

makanya postingan saya saat ini kebanyakan kurang serius. karena kalaupun serius, tidak banyak yang menanggapi keseriusan itu. ujung-ujungnya kebanyakan malah OOT karena malas untuk serius. makanya jangan heran apabila empunya blog mengalami penurunan dalam menulis hal-hal serius, karena sesungguhnya komentator itu mempunyai peranan penting dalam menghidupi blog orang lain. percayalah…

*menghela nafas.. Saya jadi benar-benar tersindir dan malu, mengingat saya seringkali berkomentar ndak nggenah dan cenderung nyampah di beberapa blog, mungkin juga blog Anda.

Jika saja memang saya benar sudah melakukan hal itu dan membuat Anda tersinggung, saya mohon maaf. Saya sama sekali tidak ingin mematikan hasrat menulis Anda gara-gara komentar-komentar sampah saya. Seperti yang saya tulis dalam komentar saya di postingan itu (yang tidak OOT tentunya) :

Wah, saya merasa tersindir karena sering sekali komen OOT.. Kadang saya memang bingung untuk memberi komentar yang pas untuk isi postingan, sebab mungkin saja semua pertanyaan yang ada di benak saya sudah ditanyakan oleh commenter sebelumnya. Atau memang saya tidak paham betul isi dari postingan ituh..

Tapi saya juga sungkan jika saja saya tidak memberi komentar sebagai bentuk apresiasi saya terhadap postingan yang sudah saya baca. Setidaknya sebagai penanda bahwa saya sudah “membaca”.

Akhirnya saya pun memberi komentar yang sebenarnya saya maksudkan untuk melucu, entah jadinya lucu apa tidak.

Tapi sayangnya saya tidak menyadari tentang perasaan si penulis yang “tidak bertujuan melawak”.

Ah, saya memang bodoh.. Mohon maafkanlah saya

Benar, saya memang masih percaya pada “komen untuk silaturahmi”. Saya memang gila komen, saya akui itu. Tapi saya sama sekali tidak mengharapkan Anda untuk membalasi komen di blog ini gara-gara saya sudah berkunjung ke blog Anda.

Tapi jika memang saya pernah menyampah di blog Anda dan membuat Anda kecewa atau tersinggung, saya sekali lagi mohon maaf. Dan jika Anda tidak menginginkan saya untuk kembali menyampah di blog Anda, silakan beri tahu saya, dan saya akan meninggalkan komentar-komentar yang masuk akal saja, atau bahkan tidak lagi mengunjungi blog Anda jika Anda memang khawatir nafsu saya kumat lagi. Anda bisa mengirim peringatan itu lewat komentar di sini, atau lewat shoutbox. Via YM serta email juga bisa jika Anda ingin privasi. Anda bisa lihat alamat email saya di sidebar saya. Asal jika mau kirim email, jangan ke alamat Yahoo!, karena ID Yahoo! saya hanya aktif untuk YM!. Untuk alamat email Anda bisa gunakan yang ada di sidebar atau yang biasanya saya gunakan untuk berkomentar di blog Anda. Sama saja.

Sekali lagi saya mohon maaf, terima kasih..

*menangis di pojokan

NB: Tapi saya sangat membuka blog ini bagi Anda yang mau nyampah..

Jangan ragu-ragu untuk menyampah di sini. OOT dan junk sangat diterima, asal bukan SPAM!!
My Author’s Note

NB lagi: Minta tukeran link juga termasuk SPAM!!

*kembali ke pojokan

Satu lagi NB: Terima kasih untuk Om DeBe atas masukannya ^:)^

Categories
Agama & Tuhan

Fitna / Fitness?

Dari berita kemaren: Kami bertindak anarkis begini karena mereka telah membuat film yang menghina Islam!!!!

Hayah, lha wong mereka bikin film itu lho, gara-gara sampeyan sering banget anarkis…

Categories
social

Demi Kebaikan yang Lebih Besar(?)

Sabtu malam kemaren, sekitar jam 8, di saya tengah berada di dalam angkot menuju bascamp angkatan saya. Kala itu angkotnya tengah ada di jalan Dewi Sartika di daerah Cawang. Angkot berjalan pelan-pelan. Maklum, daerah di sini rawan macet, apalagi pas malem minggu seperti ini. Saya masih saja enjoy mendengarkan MP3 di henpon saya. Tapi angkot justru berjalan semakin lambat, dan puncaknya tiba-tiba ia berhenti, begitu juga kendaraan-kendaraan lain. Semua berhenti. Klakson-klakson membahana di mana-mana. Ah, sial, batin saya, ada apa sih ini? Sopir angkot saya lantas keluar mobil untuk melihat keadaan. Saya melihat keluar, wow, bahkan ruas jalan yang berlawanan arah pun sudah dipenuhi kendaraan-kendaraan yang searah dengan angkot saya. Benar-benar parah. Di luar saya juga melihat beberapa pemuda yang menegnakan kopyah, sarun serta jaket yang bertuliskan nama salah satu majelis pengajian. Saya juga baru sadar kalau di samping jalan banyak sekali bendera dan umbul-umbul organisasi tersebut.

Saat sopir kembali masuk, kami mulai merayap sedikit-sedikit. “Jalannya ditutup”, kata si sopir. “Ada pengajian”. Saya kaget. Dan benar saja, setelah agak lama angkot itu merayap, saya mendengar sayup-sayup suara shalawat di kejauhan. Dan juga saya melihat semakin banyak pemuda-pemuda seperti yang saya lihat tadi.

Akhirnya angkot pun berbelok ke jalan alternatif, yang juga macet.

Minggu pagi, saya dan teman saya si arthur van testbug berangkat menuju ke Roxy untuk benerin henpon saya. Kami naik bus kota Metro Mini yang legendaris itu. Memasuki kawasan Bendungan Hilir, lagi-lagi laju kendaraan kembali menurun. Nyaris merayap. Ya, karena jalur cepat di sepanjang Jalan Sudirman, yang biasanya dipakai mobil-mobil pribadi itu, sekarang ditutup. Jadinya sekarang jalur lambatnya jadi benar-benar lambat, karena penuh dengan kendaraan.

Kenapa pula jalur cepatnya ditutup? Untuk menyelamatkan lingkungan katanya, semacam hari tanpa kendaraan bermotor gitulah, biar polusi berkurang

Categories
off topic

Sampingan

Ternyata pasangan selebriti ini juga punya kerjaan sampingan…

Bekam&ruqyah

Categories
off topic

Tes tes

Tesssss

Ignore this post..

Hoooo

Categories
social

Musuh

Musuh. Ya, musuh adalah antonim dari teman. Sinonim dari lawan yang juga kebalikan dari kawan. Seseorang yang Anda tidak sukai, atau merupakan tandingan yang harus Anda kalahkan dalam sebuah pertandingan atau pertarungan. Mana menurut Anda yang paling enak? Punya teman atau punya musuh? Banyak teman, of course. Tapi apakah punya musuh itu tidak penting dan tidak mengenakkan? Saya rasa kok tidak. Sadar atau tidak, kita, menurut saya, sangat membutuhkan musuh. Sebab tanpa ada musuh, kita akan menjadi kurang menghargai teman kita, dan malah bisa jadi akan memposisikan mereka menjadi musuh yang baru. Sementara jika kita memiliki musuh, bukannya tidak mungkin, musuh-musuh yang kita hadapi di “pertarungan” yang lain akan berbalik menjadi teman kita.

Contohnya saja, masih ingatkah Anda soal pencaplokan budaya negeri ini oleh negara tetangga? Kala itu, beberapa warga negara ini langsung mengecap negara tersebut sebagai musuh. Dan melakukan perlawanan sengit dengan cara mencaci maki serta menyumpahi negara tersebut. Pada saat “perang” itu, beberapa warga negara ini yang lain langsung ikut turun membantu. Dan jadilah, mereka yang sebelumnya tidak pernah kenal, menjadi sekutu yang solid dalam melakukan pencacimakian terhadap “musuh”. Bahkan warga negara ini yang sebelumnya pernah berseteru, langsung bahu membahu memisuhi sang musuh. Sungguh sebuah pertemanan yang erat.

Categories
my life

Entah Judulnya Apa, Ceritanya Banyak sih, Ndak Cuma Satu. Maunya sih "Untitled" gitu, Tapi Dulu Saya sudah Pernah Pake.. Ya sudah, Gitu Sahaja Judulnya.. Jadi Judul Terpanjangkah? Entahlah.. Kalau Iya Kasih Tau Saya yah.. Terima Kasih…

WARNING: Postingan ini akan sangat panjang.. (layaknya judulnya 😛 ) Bagi Anda yang tidak punya waktu luang tapi ingin berkomentar, silakan klik di sini, Anda akan langsung menuju form komentar. Bagi yang minta tuker link, di shoutbox saja. Dan berdoalah (kalau perlu sampe nangis darah) saya akan mengabulkannya. >:) Oh ya, postingan ini mengandung unsur curhat yang sangat banyak. Jika Anda alergi, silakan tutup sahaja windows-nya. Owkey? 😉

Categories
off topic

Hello World!!!!

Kyaaaaaaa!!!!!!!!!!!!! Saya sudah kembali!!!!

*menggelinjang…

*ga penting… b-(

Categories
Blogs

R.I.P.

Saia menyadari dan mengerti sangadh bahwa saia ini adalah bloger yang bodoh serta idiot dan beberapa golongan merutuki saia dengan sebutan “laknat nan bejat”. Ya, karena saia tidak mampu memberikan sebuah tulisan yang mencerahkan ummat.

Terlebih lagi, kemarin pada saat saia memposting sebuah tulisan berjudul The Key Is Inside The Locked Cabinet. Banyak yang salah memahami maksud dan inti dari postingan tersebut. Sehingga beberapa komentar disana banyak yang menyuarakan apa yang sebenarnya ingin saia sampaikan. Untuk itu saia ucapkan terima kasih sangadh.

Saia sadar, bahwa ini adalah kesalahan saia sepenuhnya, bahwa sebenarnya saia sama sekali tidak bisa dan tidak mampu menulis JOKE dengan baik, sehingga banyak sekali kawand-kawand yang salah mengerti dan tidak bisa menangkap apa yang ingin saia sampaikan.

Nah, mengutip kutipan yang dikutip *halah* oleh saudara Gun N Roze, bahwa

Hiperbola

Suatu pernyataan yang dilebih lebihkan untuk memberikan kesan tertentu. Contoh: Air mata membanjiri wajahnya

Ironi

Cara pengungkapan maksud dengan pengungkapan kebalikan dari apa yang sebenarnya terjadi. Ironi bertujuan untuk menyindir lawan. Contoh: Lho? Kamu ini, baru pukul 12 siang baru saja bangun!

Jadi, inti dari klarifikasi ini adalah postingan yang berjudul The Key Is Inside The Locked Cabinet adalah sebuah lelucon yang ditulis dengan gaya ndak nggenah. Yang sayangnya karena ketidakmampuan saia dalam menulis, sehingga banyak sekali kawand-kawand yang salah mengerti. Untuk itu saia ucapkan maaf yang sebesar-besarnya bagi yang merasa dipermainkan oleh tulisan saia tersebut.