
Is it just me or … ? :-??

Is it just me or … ? :-??
Kalau “lintasan mobil” dalam bahasa Inggris jadi Car Way,
lantas apakah bahasa Inggris dari “lintasan busway“?

Kau hancurkan aku dengan lagumu
Tak sadarkah kau telah menyakitiku
Lelah kuping ini mendengarmu
Lagu ini membunuhku!!!
A better mellow song, please…..
Lagi bosen dengerin D’Massive… 😦
Ainun: Heh, kamu itu jangan sering-sering make air…
Nazieb: Kenapa emang?
Ainun: Cadangan air bersih di Bumi ini sudah menipis tau’
Nazieb: Halaahh… tenang ajah.. ga bakal habis kok..
Ainun: Maksud loh?
Nazieb: Lha, bentar lagi kan kutub mencair. Airnya kan jadi banyak lagi…
Ainun: …
Haaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Selesei juga akhirnya!!!
Mohon maap sodara-sodara sebangsa dan setanah air, saya baru saja bangun dari hiatus mendadak saya, yang disebabkan kenekatan saya untuk merombak blog ini menjadi multiple user (meski hanya untuk konsumsi pribadi), padahal saya ini bodoh dan ndak ngerti cara install MU yang ternyata ndak sama kayak WP biasa..
Dan akhirnya, inilah dia sodara-sodara, blog sayah nazieb.com telah menjelma sedemikian rupa, yah, meski masih ancur-ancuran, semoga Anda masih berkenan untuk mampir dan menyampah.
Bila tidak ada halangan, saya baru akan menggeluti reader sayah (yang sudah mencapai 400 new item, mulai minggu depan 😀 )
Demikian, maaf dan terima kasih..
Nazieb 😉
😀

“Ah, saya kan ndak berhenti di situ, cuma…. parkir”
Ya, aku masih duduk di situ, di bangku yang sama semenjak aku mulai mendudukinya beberapa puluh tahun yang lalu. Hanya saja sekarang agak berbeda. Yang ada di meja di depanku bukan lagi setumpuk kertas lusuh dan kusam. Yang berisi nama-nama yang ditulis dengan tinta semerah darah, yang mungkin saja itu memang darah. Yang akan selalu bertambah tiap hari seiring dengan gejolak negeri ini, dan juga semakin banyaknya mayat-mayat membusuk di jalanan kota ini. Kali ini yang ada di depanku adalah sebentuk mungil laptop. Hitam legam. Seperti darah hewan najis yang setiap hari kusantap sebagai menu makan siangku. Tapi tetap saja, laptop itu pun menampilkan huruf-huruf merah, meski bukan darah. Dan juga segelas kopi panas yang ada di samping laptop itu. Mendidih. Baru saja dituang dengan air kencing para pengemis yang tulangnya dipakai sebagai kayu bakar untuk merebusnya. Ya, aku suka kopi itu. Ia tidak membuatku terjaga. Justru ia membuatku sangat mengantuk. Hingga tak sadar aku akan terlelap sejenak di atas sandaran kursi itu. Ya, ya, sama saja seperti yang kulakukan beberapa puluh tahun yang lalu.
Aku sangat menikmati tidurku itu. Memberhentikan lendir di dalam kepalaku agar tidak terus menerus berpikir, meladeni pria-pria buncit dan botak yang mericuhiku setiap hari, menodai kursi di seberang meja dengan pantat besar mereka yang berbau tai. Mereka terus saja bertanya. Dan tak pernah sekalipun aku menjawab. Hanya jariku yang kemudian mengetik di keyboard laptop mungilku. Dan satu namapun bertambah di sana. Merah. Aku sama sekali tak mau diganggu saat tidur. Meski oleh Tuhan sekalipun. Hanya aku yang boleh menentukan kapan aku harus bangun, dan kapan aku akan tidur lagi. Kalaupun ada yang berani mengusik istirahatku, yakinlah bahwa kepala mereka akan terhidang di mejaku dengan hiasan buah apel yang disumpalkan ke mulut mereka. Ah, aku ingat, baru saja kemarin aku makan seperti itu. Dengan kepala seorang lelaki tua yang berani membangunkanku hanya untuk bertanya kapan dia akan mati. Dan, ya, seperti biasa, aku tak pernah menjawab. Tapi sedetik kemudian dia mengetahui sendiri kapan ajalnya tiba. Ah, aku suka sekali rasa kepala itu. Apalagi bola matanya yang empuk, diolesi dengan saus darahnya. Hummm, sungguh mengasyikkan.

Setelah membaca postingan mas Teguh yang ini, maka saya juga ikut tergerak untuk membantu. Bersama ini juga saya memberi list beberapa situs yang sangat berbahaya untuk dikonsumsi masyarakat Indonesia yang goblok dan berakhlak bobrok ini, dengan harapan Menkominfo yang bijaksana bisa mengirimkan lagi surat yang berisi list situs-situs tersebut kepada ISP-ISP agar bisa diblokir demi keamanan dan kedamaian negara kita yang demokratis ini.
– Google: situs ini sangat berbahaya. Sebab masyarakat kita yang awam dan tak berpendidikan ini bisa menggunakannya untuk mencari situs-situs porno. Bahkan situs ini juga menyediakan situs video share, yaitu Google Video, yang sangat berpotensi untuk menjadi media penyebaran pornografi serta kekerasan dan pelecehan berbau SARA yang dapat menimbulkan “gangguan hubungan antar umat beragama dan harmoni antar peradaban pada tingkat global”. FYI, Google-lah pemilik situs You Tube laknat itu.
– Yahoo! : tak jauh berbeda dengan Google, situs ini juga menyediakan layanan pencari yang rentan untuk digunakan mencari konten-konten berbahaya. Dan situs ini juga menyediakan layanan video share di Yahoo! Video.
– Blogger : Situs yang juga milik Google ini adalah penyedia layanan blog gratis. Layanan tersebut juga sangat berpotensial untuk digunakan memposting gambar-gambar porno, serta tulisan-tulisan berbahaya yang membahas tentang film kontroversial FITNA.
– WordPress : Hampir sama dengan Blogger, situs ini juga menyediakan layanan blog gratis yang juga sangat mungkin digunakan untuk hal-hal yang membahayakan seperti diskusi tentang film FITNA yang kontroversial itu.
– Beberapa layanan penyedia blog lain seperti BlogDrive dan BlogSome.
– Indowebster, situs yang dibikin anak bangsa sendiri ini, juga cenderung rentan dengan hal-hal seperti pornografi dan kekerasan serta SARA, karena situs ini adalah penyedia layanan file sharing, baik video atau file jenis lain, sehingga mungkin saja akan ada warga Indonesia yang akan meng-upload konten-konten membahayakan.
– Situs-situs social networking semacam Friendster, Myspace serta Facebook. Lewat situs-situs seperti ini, rakyat kita yang bodoh dan rapuh sekali ini, sangat mudah untuk dihasut dan diajak untuk membuka konten-konten berbahaya semacam itu.
Demikian, sedikit apa yang bisa saya lakukan untuk membantu pemerintah yang bijak dalam melindungi rakyat negara kita yang bodoh ini agar terhindar dari “gangguan hubungan antar umat beragama dan harmoni antar peradaban pada tingkat global”
___
Sorry, pal, lagi gatel ngepost ini habis baca ini, jadi ndak isa crita yang kemaren.

FYI, follow this link
You must be logged in to post a comment.