Tiba-tiba kegelapan sirna. Setitik cahaya putih bersinar terang dari horizon. Mataku silau. Kontan saja aku menutup mata, tidak rapat, karena aku juga ingin tahu dari mana asalnya cahaya itu.
Kemudian sebuah suara menggema. “Sucikan hatimu dengan percaya padaKu!!” Dan semua menjadi gelap.
Aku tersentak bangun dari tempat tidurku. Apa barusan itu? Sebuah mimpi? Atau? Ah, aku terlalu letih untuk berpikir. Selimut tebal itu kembali menutupi tubuhku sampai subuh.
Malam berikutnya, kembali mimpi yang sama menggarayangi tidurku. Aku penasaran dan bertanya-tanya. Aku lalu mencari tahu lewat internet seputar mimpi itu. Dari apa yang kubaca, aku jadi tahu bahwa mimpi itu bisa jadi bukan mimpi biasa. Wahyu. Atau wangsit dalam bahasa lain. Ah, aku tiba-tiba tak percaya. Hanya sebuah mimpi. Bunga tidur, itu saja.