
Sudah lama saya tidak mengikuti sebuah serial TV. Serial TV ala barat tentu saja, bukan serial TV Indonesia yang monoton itu. Semenjak berlangganan TV kabel satu tahun yang lalu, saya tertarik dengan salah satu serial yang ada di channel FoxCrime, berjudul Dexter.
FoxCrime, salah satu “cabang” channel FOX, memang banyak menampilkan serial-serial bertema hukum & kriminal, mulai dari Law & Order, Shark atau The Glades. Tapi Dexter ini berbeda, ketika yang lain menceritakan dari sudut pandang penegak hukum, film ini malah bercerita tentang kehidupan seorang pembunuh berantai.

Dexter Morgan, tokoh utama cerita ini, adalah seorang petugas forensik di kepolisian Miami. Ia bekerja sebagai blood spatter analyst di mana tugasnya adalah menganalisa cipratan & pola darah di sebuah tempat kejadian pembunuhan. Dari analisanya bisa diperoleh tentang bagaimana pembunuhan tersebut terjadi, waktu pembunuhan sampai alat yang digunakan.
Yang menarik, Dexter juga mempunyai kegiatan “ekstrakurikuler” sebagai pembunuh berantai di malam hari. Begitu ada pembunuh lain yang berhasil lolos dari hukum, maka Dexter akan menculiknya ke sebuah kill room, ruang khusus yang ia siapkan untuk ritual pembunuhannya.
Dexter digambarkan sebagai emotionally color blind alias tidak memiliki emosi yang biasanya dimiliki orang normal. Hal tersebut dikarenakan trauma ekstrim masa kecilnya di mana dia harus menyaksikan ibunya dibunuh & dipotong-potong di depan matanya. Pembunuh itu lantas meninggalkan Dexter yang baru berusia 3 tahun menangis di genangan darah ibunya selama 3 hari.
Harry Morgan, petugas yang menyelidiki kasus tersebut, memutuskan untuk mengadopsi Dexter kecil. Saat Dexter beranjak dewasa, Harry mengetahui anak itu memiliki kebiasaan aneh. Ia suka membunuh & memotong-motong hewan-hewan kecil karena menyukai melihat darah mengalir dari tubuh-tubuh yang mati. Sadar ia tidak dapat megubah hal itu, Harry malah mengajari Dexter cara membunuh paling efektif. Sebagai polisi ia memberitahu Dexter tentang cara kerja polisi menyelediki sebuah kasus agar ia tidak tertangkap. Tapi ia juga memberi peraturan khusus kepada Dexter, bahwa ia hanya boleh membunuh orang yang sudah membunuh juga.
Ketika dewasa, Dexter memilih bekerja di kepolisian agar ia bisa mengetahui kasus-kasus pembunuhan yang menarik baginya. Juga agar ia bisa memonitor langkah-langkah para penegak hukum untuk memastikan ia tidak tertangkap.
—
Selain adegan-adegan pembunuhannya yang menarik (meski tidak terlalu ekstrim seperti film-film slasher), hal yang paling saya sukai dari Dexter ini adalah caranya berbaur dengan kehidupan normal untuk menghindari kecurigaan. Padahal ia sering tidak mengetahui apa yang harus ia perbuat ketika bersosialisasi dengan orang lain. Demi “kedok normal” tersebut, ia bahkan menjalin hubungan dengan seorang wanita meski ia tidak bisa mendefiniskan apa itu cinta. Ia juga harus menghadapi saudara angkatnya yang bekerja sebagai petugas di divisi yang sama dengannya, bertingkah sebagai seorang kakak yang sempurna meski semua hal baik yang ia lakukan hanya demi mencegah orang lain untuk tidak curiga kepadanya.
Seiring season yang episode, jalan cerita yang dimunculkan juga cukup seru & membuat saya penasaran menunggu kelanjutannya. Watak tokoh-tokohnya berkembang dengan baik & membuat hidup Dexter sebagai pembunuh semakin sulit serta kompleks. Di beberapa season juga ada plot twist serta kejutan-kejutan yang menambah ketegangan.
Di balik itu semua, Dexter membuat saya bertanya-tanya; seorang pembunuh berantai rela melakukan hal-hal yang tidak ia sukai tapi dianggap normal oleh orang lain, agar ia bisa terus melakukan hal yang menjadi kegemarannya. Bukankah kita semua begitu?
326 replies on “Dexter”
pengen nonton 🙂
kalau pakai broadcast gimana caranya??
LikeLike
kalo fiml kartun ada dexter lab…hehe
LikeLike
reviewnya menarik sob..
saya sering lihat trail film ni, tp lum prnah nonton…
LikeLike
Beli dvd aslinya bang,,, hehehe
LikeLike
spertinya serialnya mantap ya gan…
LikeLike
keren pilemnya…..
LikeLike
Baca reviewnya, kayaknya seru banget nih film. tapi sepertinya ini memang tv show laris di US sana. Nunggu dvdnya keluar aja deh 🙂
LikeLike
idem ma koment yg diatas,, nunggu versi dvdnya,,hehe 🙂
LikeLike
jadi kepingin
LikeLike
Aku gak pernah liat film ini. Kayaknya bagus.
LikeLike
terimakasih banayak buat informainya salam kenal buuat semuanya …
LikeLike
Terima kasih informasinya sangat berguna dan bermanfaat nih jangan lupa singgah balik ya terima kasih n suskes selalu.
LikeLike
Amiiiiinnn……..
LikeLike
Saya juga berlangganan TV kabel tapi tidak ada FoxCrime-nya…. Mudah-mudahan sinetron Indonesia bisa belajar dari barat, atau setidaknya korea :). Akting dan jalan cerita sinetron masih menyedihkan….
LikeLike
Nobar-nobar kayanya seru nih filmnya.
LikeLike
terimakasih buat informasinya salam kenal buat semuanya sukses selalu …
di tunggu info selanjutnya sukses selalu ….
di tunggu artikel selanjutnya ..
LikeLike
jarang noton film mas,, hehehe coba nonton ah.. nice share mas
LikeLike
Kayanya seru tuh film ,,
thanks gan buat infonya ,,
ditunggu info-info selanjutnya .. 🙂
LikeLike
terimakasih banyak buat informasinya gan , di tunggu postingan selanjutnya sukses selalu salam kenal buat semuanya jangan lupa mampir …
LikeLike
Great TV Show really. I loved Dexter throughout all the seasons. Especially the first few seasons with Rita were epic. Thanks for the review 🙂
LikeLike
nice share mas.. pengen nonton deh jadinya..
LikeLike
serial tv tentang pembunuhan berantai memang selalu menarik untuk di simak dan gak ngebosenin, kalo saya, ya berhubung gak punya akses tv kabel luar negri ya hanya berharap kapan ya tv lokal kaya rcti menayangkan serial ini hemm, sebelumnya rcti kan sudah menayangkan the prison yang lumayan bagus banget, di setiap episodenya selalu saja ada yang membuat penasaran
LikeLike
terimakasih buat informasinya …
salam kenal nuat semuanya ?
LikeLike
kalo dari infonya kayaknya seru juga film ini, tp ane blm ada tv kabel…. sayng sekali 😦
LikeLike
saya emang suka ngikutin serial serial tv barat apalagi yang sejenis kaya serial hukum dan kriminal hem benar benar makanan sehari hari deh , yang saya paling suka tuh akhir ceritanya gak gampang ketebak
LikeLike
keren capek pisan ueii
LikeLike
pas…nih pemeran film nya…..nice.
LikeLike
Makasi infonya,, keren…
LikeLike
mantabs yah morgan tuh pemain bioskop
LikeLike
Kurang sukak dengan film yang satu ini..
menyimak ajalah 😀
LikeLike
hihi nih tuh untuk dewasa kan kekerasan
LikeLike
Doesn’t quite look like Michael C. Hall, looks like some random dude. With all the tcignolohecal advancements, they should be able to replicate the actor’s likeness now. Wonder what went wrong with this one.
LikeLike
ini film atau game ya?
LikeLike
keren x ea bos filmnya ,,,,? blum nonton
LikeLike
menyimak aja dulu ah
LikeLike
nih pemeran film
salam kenal gan
LikeLike
Dexter si pembunuh berantai
LikeLike
terimakasih buat informasinya …
LikeLike
menyimak aja dulu ah
LikeLike
keren x ea bos filmnya ,,,,? blum nonton
LikeLike
pas…nih pemeran film nya…..nice.
LikeLike
wow kya nay aq ga pernah nonton film ini deh dmana ya downloadnya 😦
LikeLike
filmnya kayanya menarik nih,jadi pengen nonton.
LikeLike
emm ky seru cari link download’a ahhh
LikeLike
seru yah sepertinya. sayang tuh ga ada tivi kabel. mahal
LikeLike
faforit ane ini gan sumpah!
LikeLike
ayaknya seru game nya, jadi pengen ikutan main 🙂
LikeLike
bener, beda banget nih sama yang di Indonesia sob..
LikeLike
emang di bioskop di surabaya udah keluar ??
LikeLike
seru nih kayanya
penasaran pengen nonton
LikeLike
Hiiiighhh dexter serem bro >,<
LikeLike
Sereeem banget filmnya.. kayae seru nih kalo nonton bareng2 tmn..
LikeLike