Tuhan Saja Golput

Saya baru saja baca soal MUI Madura yang mengharamkan Golput pada Pemilu 2009 nanti di blognya Kang Slamet. Mbanyol. Atas dasar apa pengharaman Golput itu? Dari Al Quran dan Hadist, katanya.

Ahahaha… Lha masak ya saya mau maksa milih orang yang sama sekali ndak saya percayai memimpin negara ini lantaran nanti Tuhan akan murka dan mencemplungkan saya ke neraka? Bukankah tambah bahaya kalau saya memilih tidak dengan hati nurani? Negara bisa saja dipimpin orang yang salah, dan tambah kacau balau. Bukannya tambah dosa itu?

Lagipula, Tuhan sendiri lho Golput. Kenapa Anda tidak? ;))

35 thoughts on “Tuhan Saja Golput

  1. Singkat? Ya, saya lagi muales sekali ngeblog. Bagi yang pengen saya kasih komen balik, mendingan ndak usah komen, sebab saya hanya akan jadi silent reader, mungkin dalam jangka waktu yang cukup lama.

    Terima kasih.

    Like

  2. He he, bener, jadi ingat kalau satu-satunya saat saya ikut pemilu itu waktu ngefans sama mbak Dita dan mas Budiman, saat Partai Rakyat Demokratik ikut pemilu

    Setelah itu, …. Ya Golput ;))
    Malas kalau disuruh milih wakil rakyat suka disuap dengan uang dan ‘cewek baju putih’ :))

    Like

  3. weleh, ngomongin Tuhan maneh ^^

    ra melu2 wis,
    secara klo ngomongin Tuhan, selogis apapun kita berpendapat hasilnya tetap NOL😀 begitu😛

    Masalah MUI biarin aja, mereka memang ada kepentingan >:)

    Like

  4. Tuhan Golput? dasarnya apa ya? apa benar ada dasar yang bisa anda pakai?

    Masalahnya Tuhan memang bukan manusia, padahal golput di sini yang dimaksud kan buat manusia..

    Like

  5. hai, salam kenal ainun-nazieb (ni dua orang apa satu orang yeh)
    tergelitik juga buat komen😀
    soalnya, rada ga pas gitu kalo manusia dibandingin ama Tuhan hihi
    Kalo Tuhan bukan GOLPUT mas, tapi emang Tuhan sebagai satu-satunya Nyang punya skenario. Lah, kalo manusia mana bisa disamain ama Tuhan. Istilahnya, kalo Tuhan nyoblos, berarti bukan Tuhan dong, makhluk. Kalo manusia ga nyoblos, ya tetep manusia juga (tul ga)

    Soal masalah dicoblos bingung mo nyoblos mana, pasti di antara seribu orang tetep ada kok calon terbaik di antara yang buruk. Setidaknya manusia ga ada yg sempurna, tapi yang punya karakter bagus bisa aja ada. Hanya, mungkin kita2 yg kurang cari info. Kalau setiap tahunnya kita golput dan berpikir ga bakal berubah, yaa beneran ga bakal berubah dung.

    Paling ga, kalo yg agak lebih baik bisa maju, ada lah sedikit perubahan. Kalo ga ya gini2 aja kita ini. Gimana kita mau tau kalo belum dicoba. Kayak mo minum sirup, gimana mau tau rasa sirupnya manis atau asem kalo belom diminum (ye ga?)

    Nah satu lagi niy, kalo kita berpikir ga akan berubah, ya beneran jadi tu ga berubah2. Inget, law of attraction, positif akan menarik yang positif, negatif akan menarik yg negatif. Jadi, kalo kita mikirnya negatif terus, yaa negatif lah jadinya. caya? coba deh pikir, dulu pemilu pertama kali kita, kita mikirnya ga bakal berubah kan yah, liat sekarang setelah 10 tahun berlalu, berubah ga? hehe berubah dikit kale (tu juga karena sebagian orang berpikir bisa berubah). Coba seluruh penduduk Indonesia mikirnya negatif, Indo ga berubah dari tahun ke tahun meski pemilu dilaksanain, sebab apa? Yah warganya aja ga yakin bisa berubah, gimana negaranya mo berubah kekekkeeke

    peace dah ah
    salam kenal

    teman-teman menyebutku kwek si bebek

    Like

  6. @evy:
    Salam kenal juga, saya ini dua orang dalam satu tubuh yang sama B-)

    Wah, terima kasih atas komentarnya… Mungkin ini komentar paling serius yang ada di sini.. *lirik komen-komen atas*

    Soal golput, ya saya setuju, pasti akan ada satu orang yang baik di antara sejuta orang ini. Tapi saya tidak melihat itu sekarang. Hanya ada orang-orang yang itu-itu saja dengan kampanye yang begitu-begitu saja. So what? Jadi saya putuskan untuk menggolputkan diri.

    Saya tidak berpikir negatif, justru saya menggolputkan diri dengan harapan agar orang-orang itu tahu diri bahwa mereka sudah tidak populer lagi. Tidak penting lagi, sehingga mereka mau memberi kesempatan pada yang lain, sehingga peluang bagi yang satu di antara sejuta itu untuk muncul akan semakin besar.

    Demikian, semoga puas.😀

    Nazieb’s last post: Adbrite Makes Firefox Crashed?

    Like

  7. GOLPUTZ oh…knapa ada GOLPUTZ….karna aku ingin GOLPUTZ…karna GOLPUTZ itu Asoy…GOLPUTZ itu adalah Orang2 PINTER yg tau bhw Caleg itu ONGDO…buktinye masih banyak dilampu merah rakyat kita meminta-minta…makin lama makin banyak…mana itu kader Partai yg ngakunya bERSIh yg skarang jadi walikota…jadi menteri kehutanan lah kok ilegal makin marak…makanya yg nilai BERSIH itu rakyat bukan jadi tagline partai…Bodoh

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s