<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>nazieb[dot]com</title>
	<atom:link href="http://nazieb.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nazieb.com</link>
	<description>All about nazieb is here</description>
	<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 12:54:07 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Nostalgia Gula Kacang</title>
		<link>http://nazieb.dagdigdug.com/nostalgia-gula-kacang/</link>
		<comments>http://nazieb.dagdigdug.com/nostalgia-gula-kacang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 12:54:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ainun</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[at_dagdigdug]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nazieb.dagdigdug.com/nostalgia-gula-kacang/</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang tahu, atau bahkan gemar, makanan bernama gula kacang? Err.. saya ndak ngerti namanya yang benar. Yang jelas di tempat saya namanya "gulo kacang" jadi bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia, kira-kira begitulah namanya.

Gula kacang ini adalah makanan yang terbuat dari dua bahan saja, gula merah dan kacang. Jadi beberapa butir kacang "dilekatkan" dengan gula [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yang tahu, atau bahkan gemar, makanan bernama gula kacang? Err.. saya ndak ngerti namanya yang benar. Yang jelas di tempat saya namanya &#8220;gulo kacang&#8221; jadi bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia, kira-kira begitulah namanya.</p>
<p>Gula kacang ini adalah makanan yang terbuat dari dua bahan saja, gula merah dan kacang. Jadi beberapa butir kacang &#8220;dilekatkan&#8221; dengan gula merah yang sebelumnya dicairkan. Ah, saya memang tidak bakat mendeskripsikan sesuatu, kira-kira beginilah bentuknya.</p>
<p><img src="http://nazieb.dagdigdug.com/files/2008/08/image078.thumbnail.jpg" alt="Gula Kacang" /></p>
<p>Saat saya masih kecil dulu, makanan sederhana ini adalah salah satu jajanan favorit saya. Ibu saya bahkan sering memarahi saya lantaran saya sering makan makanan ini. Bikin gigi &#8220;gigis&#8221; katanya. Rasanya yang simpel itu serta harganya yang sangat murah sekali (dulu cuma 50 perak sudah dapat yang ukurannya lumayan gede) menjadi alasan saya membelinya di toko-toko kelontong terdekat. Tapi yang saya foto itu, yang dibeli ayah saya di sebuah pasar tradisional, harganya 500 rupiah. Masih murah memang, dibandingkan makanan kota yang modern.</p>
<p>Hanya saja, makanan ini sudah termasuk golongan langka, bahkan nyaris punah. Dulu, hampir di setiap toko kelontong menjual makanan ini. Tapi sekarang, sangat jarang menjumpai makanan ini. Jangankan di supermarket, di kios-kios kecil saja sudah jarang. Ayah saya sengaja membeli makanan itu ketika tahu masih ada yang menjual lantaran beliau tahu anaknya <strike>yang tampan menawan ini</strike> suka dengan makanan itu. Beliau melihat ada yang menjual makanan ini ketika tengah &#8220;kulakan&#8221; di pasar.</p>
<p>Tentu saja, begitu sampai di rumah, riwayat sang gula kacang sudah tidak panjang lagi. Saya langsung menyantapnya tanpa ampun. Ya, saya kangen rasa gula campur kacang itu. Eh, begitu tahu anaknya ini senang saat bertemu dengan kawan lama, ibu saya tidak mau kalah. Tak tanggung-tanggung, beliau berhasil menemukan orang yang menjual gula kacang dalam bentuk bungkusan. Kata beliau harganya 3500, dengan isi sekitar 15 biji. Tapi lebih kecil dibandingkan dengan yang dibeli ayah saya.</p>
<p><a href="http://nazieb.dagdigdug.com/files/2008/08/image079.jpg" title="Gula Kacang"></p>
<p><img src="http://nazieb.dagdigdug.com/files/2008/08/image079.jpg" alt="Gula Kacang" width="267" height="330" /></p>
<p></a></p>
<p>Ah, saya benar-benar senang merasakan makanan ini lagi.</p>
<p><em>NB :<br />
Saat postingan ini diketik, saya juga sedang mengunyah gula kacang lho..<br />
Maaf, gambar-gambar diambil secara serampangan dengan kamera hengpon biasa</em></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://nazieb.dagdigdug.com/?p=19&amp;akst_action=share-this" title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_19" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nazieb.dagdigdug.com/nostalgia-gula-kacang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>04 Agustus</title>
		<link>http://nazieb.com/2008/08/14/04-agustus/</link>
		<comments>http://nazieb.com/2008/08/14/04-agustus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 18:37:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[my life]]></category>

		<category><![CDATA[film]]></category>

		<category><![CDATA[nonton]]></category>

		<category><![CDATA[pacar]]></category>

		<category><![CDATA[relationship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nazieb.com/2008/08/14/04-agustus/</guid>
		<description><![CDATA[Postingan telat&#8230;
04 Agustus 2008 , tepat 2 tahun telah berlalu sejak kaa-kata itu kukirimkan padanya. Menggambarkan bagaimana hatiku senantiasa menyenandungkan namanya. Ah, sudahlah.. Just wanna say, Happy Anniversary, Hunn ..
Sedikit bercerita tentang kami, selama menjalani hubungan ini, total sudah 2 kali kami jadian. Pada 4 Agustus, 16 November dan 27 Desember  . Tapi tampaknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Postingan telat&#8230;</em></p>
<p><a href="http://nyonya.nazieb.com/2008/08/04/karna-kau-bintang-hatiku/" target="_blank">04 Agustus 2008</a> , tepat 2 tahun telah berlalu sejak kaa-kata itu kukirimkan padanya. Menggambarkan bagaimana hatiku senantiasa menyenandungkan namanya. Ah, sudahlah.. Just wanna say, Happy Anniversary, <a href="http://nyonya.nazieb.com/" target="_blank">Hunn</a> ..</p>
<p>Sedikit bercerita tentang kami, selama menjalani hubungan ini, total sudah 2 kali kami jadian. Pada 4 Agustus, 16 November dan 27 Desember <img src='http://nazieb.com/wp-includes/images/smilies/grin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Tapi tampaknya yang pertamalah yang lebih dianggap sebagai official day. <img src='http://nazieb.com/wp-includes/images/smilies/tongue.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dalam rangka itu pula, saya bertolak ke Surabaya pada tanggal 30 Juli kemarin untuk sedikit merayakan hari spesoal itu dengan dia. Kenapa tidak tanggal 3 saja? Err.. ada beberapa alasan tertentu mengenai itu. Jadi untuk merayakannya, kami berencana untuk menonton bersama di bioskop, ya, kegiatan yang sudah tak kami lakukan lantaran semenjak pindah ke Malang, saya jarang pergi ke bioskop. <em>Film-nya gak apdet-apdet!!!</em></p>
<p>Seharian itu, kami berencana untuk menonton 2 film sekaligus. Ya, meski tak se<a href="http://ckstuff.wordpress.com/2008/07/05/kalap/" target="_blank">kalap</a> <a href="http://chikastuff.wordpress.com/" target="_blank">tante itu</a> , saya rasa rencana ini cukup edan juga. Masalahnya, tak ada satupun bioskop di kota Surabaya yang menayangkan kedua film yang ingin kami tonton itu, <a href="http://theater.nazieb.com/2008/08/11/wanted/" target="_blank">Wanted</a> &amp; <a href="http://theater.nazieb.com/2008/08/07/hancock/" target="_blank">Hancock</a> , bersama-sama. Sehingga kami harus menonton secara estafet di 2 tempat yang berbeda. <img src='http://nazieb.com/wp-includes/images/smilies/whew.gif' alt='#:-S' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setelah sempat mengalami hambatan, termasuk kehabisan tiket di detik terakhir saat akan menonton film kedua, sehingga kami harus tergopoh-gopoh pindah ke bioskop lain, hari itu berakhir. Tidak begitu indah, saya rasa, mengingat saya bukan orang yang romantis. Tapi setidaknya, kami kencan!! <img src='http://nazieb.com/wp-includes/images/smilies/dance.gif' alt='\:D/' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan sekarang, saya masih punya satu hutang lagi kepada dia. Just wish me luck..</p>
<p>Sekali lagi, hepi aniversary, Hunn.. <img src='http://nazieb.com/wp-includes/images/smilies/hug.gif' alt='&gt;:D&lt;' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nazieb.com/2008/08/14/04-agustus/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Wanted</title>
		<link>http://theater.nazieb.com/2008/08/11/wanted/</link>
		<comments>http://theater.nazieb.com/2008/08/11/wanted/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 11:31:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theater.nazieb.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda diperintah untuk melakukan sesuatu atas nama takdir, tanpa Anda tahu kenapa dan untuk apa, hanya takdir, bagaimana Anda akan bersikap? Sentilan itulah yang saya tangkap dalam film yang sadis ini.

[SPOILER ALERT]
Cerita bermula saat seorang pria bernama Mr. X beradu tembak dengan beberapa penembak jitu di atas sebuah gedung. Mr. X yang merupakan salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda diperintah untuk melakukan sesuatu atas nama takdir, tanpa Anda tahu kenapa dan untuk apa, hanya takdir, bagaimana Anda akan bersikap? Sentilan itulah yang saya tangkap dalam film yang sadis ini.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/9/98/Wanted_film_poster.jpg" alt="" width="300" height="464" /></p>
<p>[SPOILER ALERT]</p>
<p>Cerita bermula saat seorang pria bernama Mr. X beradu tembak dengan beberapa penembak jitu di atas sebuah gedung. Mr. X yang merupakan salah satu pembunuh paling hebat dapat mengatasi musuh-musuhnya dengan mudah. Akan tetapi ketika semua musuhnya telah mati, ia baru menyadari bahwa itu semua adalah jebakan yang dirancang oleh Cross, musuhnya, yang telah membidiknya dari jarak yang sangat jauh. Peluru Cross pun akhirnya menembus kepala Mr. X.</p>
<p>Sementara itu Wesley Gibson adalah seorang pekerja, serta manusia yang gagal. Pekerjaannya sama sekali tidak menyenangkan, ditambah dengan bos gendut yang menjengkelkan. Rekan kerjanya, Barry, adalah seorang penjilat bermuka dua. Berulang kali Wesley harus mentraktirnya atau menyelesaikan pekerjaannya lantaran Barry izin ke dokter gigi, padahal ia berselingkuh dengan Cathy, pacar Wesley. Wesley juga menderita semacam penyakit aneh di mana jantungnya yang kadang-kadang berdebar demikian kencang.</p>
<p>Suatu malam, ketika Wesley membeli obat di supermarket, seorang wanita mengajaknya bicara. Ia mengatakan bahwa ayah Wesley, yang sudah tidak ditemuinya sejak kecil, meninggal karena ditembak oleh seorang pembunuh, dan sekarang mengincar dirinya. Wesley, yang kehidupannya jauh dari hal-hal luar biasa, tidak mempercayai hal itu. Sampai ketika wanita itu beradu tembak dengan lelaki yang telah mengintainya dari belakang.</p>
<p>Setelah adegan kejar-kejaran yang seru, sang wanita, yang bernama Fox, membawanya ke sebuah rumah. Di rumah itu berkumpul beberapa orang yang merupakan anggota Fraternity, sebuah perkumpulan pembunuh rahasia yang telah ada selama berabad-abad. Sloan, sang ketua, menceritakan kepada Wesley tentang ayahnya yang merupakan pembunuh terbaik, juga tentang bakat pembunuh yang diturunkan pada dirinya. Cross, yang merupakan pembangkang dalam kelompok Fraternity, yang telah membunuh ayahnya, kini mengincar dirinya. Sekali lagi Wesley tidak percaya, sampai kemudian ia dipaksa menembak sayap tiga ekor lalat. Ia berhasil melakukannya berkat penyakitnya yang ternyata adalah kemampuan khusus para pembunuh. Sloan menawarinya untuk bergabung dan membalas dendam ayahnya. Tapi Wesley masih ragu.</p>
<p>Sedikit demi sedikit, Wesley mulai percaya, apalagi setelah ia tahu bahwa seluruh harta ayahnya diwariskan kepadanya. Akhirnya ia pun memutuskan untuk meninggalkan kehidupannya selama ini yang payah, dan bergabung dengan Fraternity, yang menyamar sebagai perusahaan penenun kain.</p>
<p>Fox, wanita yang membawanya, bersama anggota Fraternity yang lain ditunjuk untuk mengajari Wesley teknik membunuh, termasuk teknik khusus membelokkan peluru. Setelah menjalani latihan yang berat, seperi bertarung, menembak, adu lari di atas kereta, sampai menangkap jarum mesin tenun, Sloan mengajak Wesley untuk melihat Mesin Tenun Takdir (Loom of Fate) yang merupakan mesin tenun yang memberi nama target untuk dibunuh selanjutnya dengan kode biner lewat benang-benang yang ditenun dengan salah.</p>
<p>Wesley sama sekali tidak mengerti bagaimana bisa dia harus membunuh seseorang tanpa tahu apa kesalahannya, bahkan ia tidak tahu siapa dia. Kemudian Fox menceritakan bagaimana ayahnya dulu dibunuh oleh orang yang terlambat dibunuh oleh anggota Fraternity. &#8220;Kau tidak akan tahu apa yang akan terjadi kalau kau membunuhnya, atau tidak membunuhnya&#8221;, kira-kira begitu kata Fox. &#8220;Kill one, save thousands&#8221;, itu adalah semboyan Fraternity.</p>
<p>Setelah Wesley percaya dan bersedia membunuh targetnya, akhirnya sampai ketika dia harus membunuh Cross, yang selama ini memburunya. Wesley dengan dibantu Fox, berhasil mendesak Pekwarsky, ahli pembuat peluru Fraternity yang ikut membangkang, untuk menjebak Cross agar keluar. Ternyata jebakan gagal, Cross berhasil melarikan diri ke dalam sebuah kereta, sementara Wesley dan Fox mengejarnya. Gara-gara adegan baku tembak di dalam kereta, kereta itu mengalami kecelakaan dan hampir jatuh ke dalam jurang. Wesley yang nyaris tergelincir, tanpa diduga justru ditolong oleh Cross. Ketika dalam keadaan itulah Wesley menembak mati Cross, meski ia tak mengerti kenapa Cross menolongnya. Kata-kata terakhir Cross-lah yang kemudian mengerti. &#8220;I am your father&#8221;.</p>
<p>Wesley menjadi bimbang. Saat ia bertanya pada Fox, ternyata hal itu memang benar. Fraternity hanya memperalatnya untuk membunuh Cross, karena ia satu-satunya orang yang tidak akan dibunuh Cross. Pada saat yang bersamaan, Fox mengacungkan pistol ke arah Wesley, sebab sebelum berangkat, Sloan memberinya sebuah nama untuk dibunuh: Wesley Gibson.</p>
<p>Akan tetapi Welsey berhasil menyelamatkan dirinya dengan menceburkan diri ke sungai di dasar jurang. Ketika dia sadar dari pingsan, dia telah berada di sebuah apartemen di dekat apartemen lamanya. Pekwarski, sang ahli peluru yang menyelamatkannya. Dia kemudian menceritakan hal yang sebenarnya, bahwa sebenarnya Sloan, sang pembaca Loom of Fate, telah menyimpang dari tujuan semula Fraternity didirikan. Ia membuat sendiri nama-nama targetnya untuk kepentingan pribadinya. Hal itu karena sebelumnya namanya sendiri muncul sebagai target, tapi ia menyembunyikannya. Cross, yang mengetahui hal tersebut, memutuskan untuk keluar dari Fraternity dan meneruskan tujuan Fraternity yang sesungguhnya sendirian. Cross juga tidak ingin Wesley menjadi pembunuh seperti dirinya, oleh karena itu, ia sebenarnya ingin menyelamatkannya sebelum dibawa anggota Fraternity.</p>
<p>Wesley, yang telah mengetahui cerita sebenarnya, kemudian memutuskan untuk balas dendam. Ia akan menyerang markas Fraternity dan membunuh Sloan yang telah menipunya. Anggota Fraternity yang lain, yang tidak mengetahui rencana Sloan yang sesungguhnya, berusaha untuk menghadang dan membunuh Wesley, akan tetapi darah pembunuh terhebat yang mengalir di darahnya membuat berhasil Wesley menembus pertahanan mereka. Sampai di sebuah perpustakaan di mana anggota teratas Fraternity, termasuk Fox, mengelilingi dirinya. Wesley yang terdesak memberi tahu mereka bahwa Sloan selama ini telah melanggar kode etik Fraternity dan menipu mereka.</p>
<p>Tiba-tiba Sloan muncul. Ia mengakui bahwa dia telah memanipulasi nama yang ditunjukkan oleh Loom of Fate. Tapi dia menyangkal bahwa ia melakukan itu untuk melindungi anggota-anggota Fraternity yang ternyata namanya juga muncul dari Loom. Dia memberi pilihan pada anggotanya itu untuk memilih menjalankan kode etik yang sesungguhnya dengan menembak diri mereka masing-masing, atau ikut dengannya, membentuk sebuah kelompok pembunuh terhebat, dengan membunuh Wesley.</p>
<p>Anggota yang lain, karena tidak mau mati, memutuskan untuk membunuh Wesley dan mengikuti Sloan. Tetapi Fox, memilih untuk tidak melanggar kode etik Fraternity. Saat anggota yang lain bersiap menembak Wesley, dia menembakkan peluru secara melingkar, yang membunuh semua anggotanya, hingga kembali menuju dirinya sendiri, dan akhirnya membunuhnya. Dengan demikian terpenuhilah target dari Loom of Fate.</p>
<p>Tapi masih ada Sloan yang telah melarikan diri. Dari sini cerita kembali bergulir mengenai Wesley yang kembali ke kehidupan lamanya, sebagai seorang pegawai kantoran. Di saat Wesley tengah lembur pada suatu malam, Sloan mendatanginya dan menodongkan pistol. Tapi saat Wesley berbalik, ternyata itu bukan Wesley. Sloan kemudian menyadari bahwa dia telah dijebak. Di bawah kakinya ada huruf X, lalu kemudian, sebuah peluru menembus kepalanya. Ditembakkan oleh Wesley dari seberang kota, sama seperti ketika ayahnya membunuh Mr. X.</p>
<p>&#8220;What the fuck have you done lately?&#8221;, kata Wesley.</p>
<p>[/SPOILER ALERT]</p>
<p>Hal yang cukup menarik dari film ini adalah banyaknya adegan laga yang penuh efek serta mencengangkan, yah, seperti film action pada umumnya. Seperti adegan kejar-kejaran Fox dengan Cross, serta ketika Wesley membunuh salah satu targetnya lewat lubang udara di atap limusin-nya.</p>
<p>Hanya saja, film ini bisa dibilang terlalu sadis. Selain banyak adegan kekerasan serta darah di hampir semua bagian film, agak merinding juga menyaksikan betapa tidak berharganya nyawa manusia. Dibunuh hanya karena sebuah kain yang salah tenun. Akan tetapi, menurut saya, justru di situlah letak kekuatan film ini. Bagaimana Anda harus meyakini sesuatu hal yang sebenarnya Anda tidak ketahui, yang kemudian disebut takdir. Hampir seperti keyakinan dan agama.</p>
<p>Bila Anda orang yang takut darah, disarankan jangan menonton film ini. Tapi film ini memang worth to see..</p>
<p>Rating : <img src='http://theater.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/thumbsup.gif' alt='-bd' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theater.nazieb.com/2008/08/11/wanted/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Evil Number</title>
		<link>http://strip.nazieb.com/2008/08/07/evil-number/</link>
		<comments>http://strip.nazieb.com/2008/08/07/evil-number/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 10:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strip.nazieb.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://static.stripgenerator.com/generated/nazieb/strip/2008/08/06/evil-number.png" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strip.nazieb.com/2008/08/07/evil-number/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Stop Sumbang Masjid</title>
		<link>http://ainun.nazieb.com/stop-sumbang-masjid/</link>
		<comments>http://ainun.nazieb.com/stop-sumbang-masjid/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 11:09:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ainun.nazieb.com/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[Seperti halnya diceritakan oleh para ulama-ulama agama, bahwa nanti pada jaman akhir (atau sekarang?) masjid akan berdiri megah di mana-mana, akan tetapi isinya hanya sedikit jamaah yang shalat di sana, atau bahkan kosong melompong. Nah, bagi Anda yang memiliki KTP Islam, tidakkah Anda rasakan gejala itu mulai terjadi saat ini?
Suatu ketika, saya tengah menunaikan shalat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti halnya diceritakan oleh para ulama-ulama agama, bahwa nanti pada jaman akhir (atau sekarang?) masjid akan berdiri megah di mana-mana, akan tetapi isinya hanya sedikit jamaah yang shalat di sana, atau bahkan kosong melompong. Nah, bagi Anda yang memiliki KTP Islam, tidakkah Anda rasakan gejala itu mulai terjadi saat ini?</p>
<p>Suatu ketika, saya tengah menunaikan shalat Jumat di sebuah masjid yang cukup megah, ketika akan memasuki waktu Dhuhur, salah satu ta&#8217;mir masjid mengumumkan beberapa hal, termasuk di antaranya adalah laporan keuangan. Waktu itu yang saya dengar adalah saldo kas yang ada adalah sekitar 15 juta. <img src='http://ainun.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/shocked.gif' alt='O' class='wp-smiley' /> Astaga, saya berpikir dalam hati, masjidnya sudah megah, tapi masih punya saldo kas sebanyak itu? Buat apa? Mau dipermak macam bagaimana lagi masjid itu? Well, saya memang tidak mengerti masalah akutansi, konstruksi dan kawan-kawannya itu, tapi saya mikirnya kok ya sayang uang segitu mengendap di kas lembaga masjid itu.</p>
<p>Mari berpikir positif dulu, mungkin saja, para donatur, yang memberi uang sampai menumpuk seperti itu, sedang memburu surga, atau setidaknya mau menghindar dari siksa kubur yang pedih atas dosa-dosa mereka, makanya mereka bersedia melimpahkan sebagian hartanya ke masjid. Lalu pihak ta&#8217;mir juga memiliki inisiatif untuk mempercantik masjid mereka dengan harapan akan semakin banyak jamaah yang datang serta kalau bisa ikut memberi sekeping dua lembar uang (kok mirip dengan traffic-oriented blog yah? <img src='http://ainun.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/grin.gif' alt='D' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p>Tapi, kalau uang sumbangannya malah mengendap dan tak terpakai seperti itu, masak amal jariyahnya sudah mulai dihitung? Bukannya kata ulama bahwa balasan amal jariyah itu akan mengalir masuk ke rekening pahala kita ketika harta yang kita amalkan dipakai? Ah, entahlah, saya bukan ahli agama.</p>
<p>Lantas kalau memang mau mempercantik <span>blog</span> masjid, apa itu akan menjamin bahwa jumlah <span>pengunjung</span> jamaah yang hadir di masjid akan semakin banyak? Bukan tidak mungkin, dengan semakin cantiknya masjid, akan tetapi jumlah jamaah yang hadir juga sedikit, maka hari Kiamat, yang tanda-tandanya diceritakan para ulama seperti di awal tadi, akan datang semakin cepat. Kata guru ngaji saya, zaman Rasulullah dulu masjidnya cuma bentuk persegi biasa, ga pake tingkat-tingkat, lantainya tanah dilapisi tikar, serta atapnya cuma pelepah daun kurma. Tapi selalu full setiap waktu shalat tiba. Nah, lho?</p>
<p>Lagipula, jika mau investasi pahala, apa hanya bisa lewat masjid saja? Coba deh, cari lahan yang lain, salah satunya adalah bidang pendidikan. Bahkan menurut saya, menyumbang di bidang pendidikan ini jauh lebih menjanjikan daripada menyumbang di masjid. Kenapa? Karena dari orang yang Anda bantu dalam pendidikannya, bisa menyalurkan ilmunya kepada orang lain, semacam referral begitulah, sehingga nantinya donatur pahala Anda juga akan semakin banyak. Nah, kalau hanya sumbangan di masjid, donatur pahala Anda tergantung dari jumlah jamaah yang menggunakan fasilitas sumbangan Anda di masjid. Semacam Pay To Click, bahasa kerennya. Nah, kalau pengunjung masjidnya habis? Yah, terputuslah amal jariyah Anda, dan Anda akan kembali mendapat siksa kubur yang pedih.</p>
<p>Nah, jika Anda merasa tidak punya ilmu yang pantas untuk disumbangkan (memang ada?), bagaimana? Wah, saya ndak tahu, saya bukan Tuhan yang membuat &#8220;Term of Payment&#8221; soal transfer pahala itu. Tapi kalau menurut saya sih, dengan menyumbang materi pada bidang pendidikan, Anda juga akan dianggap ikut membantu menyebarkan ilmu itu.</p>
<p><em>Ah, tapi kan kalau menyumbang masjid, maka sudah jelas yang kita bantu adalah saudara-saudara kita sesama muslim, kalau pendidikan kan bisa saja tujuan kita nyasar ke kaum kafir! <img src='http://ainun.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/straight.gif' alt='-|' class='wp-smiley' /><br />
</em></p>
<p>Err.. lantas bagaimana memulainya? Wah, banyak caranya . Kalau Anda mampu, Anda bisa membuka semacam kursus gratis bagi anak yang tidak mampu. Atau kalau Anda mau menyumbang dana, alihkan saja tujuan sumbangan dana Anda yang semula ke masjid itu ke sekolah atau instansi pendidikan terdekat. Atau jika Anda punya buku-buku yang sudah Anda baca, bisa Anda sumbangkan ke <a href="http://1000buku.dagdigdug.com/">gerakan 1000 buku</a>. <img src='http://ainun.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/smile.gif' alt=')' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga Tuhan menerima amal Anda. Amen!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ainun.nazieb.com/stop-sumbang-masjid/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>1000 Buku</title>
		<link>http://nazieb.dagdigdug.com/1000-buku/</link>
		<comments>http://nazieb.dagdigdug.com/1000-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 22:03:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ainun</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[at_dagdigdug]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nazieb.dagdigdug.com/1000-buku/</guid>
		<description><![CDATA[Err.. hanya ingin memberi sedikit saran, jika sampeyan punya buku-buku yang sudah sampeyan khatam-kan, daripada berdebu di rak, dipinjam teman lantas tak tentu rimbanya (curcol), atau sampeyan loak-kan demi recehan uang lantas hanya menjadi bungkus kacang, mendingan sampeyan sumbangkan saja buat gerakan 1000 buku yang digalang BHI bersama CA itu..

Soal apa itu gerakan 1000 buku, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Err.. hanya ingin memberi sedikit saran, jika sampeyan punya buku-buku yang sudah sampeyan khatam-kan, daripada berdebu di rak, dipinjam teman lantas tak tentu rimbanya (curcol), atau sampeyan loak-kan demi recehan uang lantas hanya menjadi bungkus kacang, mendingan sampeyan sumbangkan saja buat gerakan 1000 buku yang digalang BHI bersama CA itu..</p>
<p>Soal apa itu gerakan 1000 buku, silahkan baca sendiri blognya di <a href="http://1000buku.dagdigdug.com/">sini</a>..</p>
<p>Terima kasih..</p>
<p><a href="http://1000buku.dagdigdug.com/faq"><br />
<img src="http://1000buku.dagdigdug.com/files/2008/08/bacabuku2.jpg" /></a></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://nazieb.dagdigdug.com/?p=17&amp;akst_action=share-this" title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_17" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nazieb.dagdigdug.com/1000-buku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hancock</title>
		<link>http://theater.nazieb.com/2008/08/07/hancock/</link>
		<comments>http://theater.nazieb.com/2008/08/07/hancock/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 17:28:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theater.nazieb.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[
Tak selamanya superhero itu &#8220;baik&#8221;. Mungkin itulah maksud yang ingin disampaikan oleh sutradara film ini. Tokoh utama film ini, John Hancock, yang mempunyai kekuatan super, tidaklah seperti yang superhero pada umumnya. Ia bukanlah superhero yang dicintai warga Los Angeles. Hampir semua orang membencinya, baik itu pihak yang jahat, karena ia menumpas mereka, serta warga kota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://nazieb.files.wordpress.com/2008/08/hancock.jpg" alt="" /></p>
<p>Tak selamanya superhero itu &#8220;baik&#8221;. Mungkin itulah maksud yang ingin disampaikan oleh sutradara film ini. Tokoh utama film ini, John Hancock, yang mempunyai kekuatan super, tidaklah seperti yang superhero pada umumnya. Ia bukanlah superhero yang dicintai warga Los Angeles. Hampir semua orang membencinya, baik itu pihak yang jahat, karena ia menumpas mereka, serta warga kota yang lain, karena ia benar-benar <em>slengekan</em> dan tidak terkendali. Kerusakan yang disebabkannya jauh lebih besar dibandingkan dengan yang ditimbulkan oleh para penjahat ketika beraksi.</p>
<p>[SPOILER ALERT]</p>
<p>Di awal cerita, John Hancock beraksi dengan menangkap sekelompok geng mafia yang melarikan diri dengan mobil. Anggota geng itu bersenjata serta berbahaya. Hancock, yang memiliki kekuatan layaknya Superman, tanpa kesulitan mengatasi mereka. Tapi gara-gara sifat ugal-ugalannya, bukannya terima kasih yang diterimanya, justru warga kota dan polisi mencaci maki dirinya lantaran ia meledakkan mobil polisi yang mengejar, merusak jalan tol, serta menancapkan mobil mafia itu di atap pencakar langit. Bahkan ketika terbang saja, ia sambil mabuk dan menenggak alkohol.</p>
<p>Sementara itu, Ray Embrey, yang gagal dalam rapat mempromosikan program amalnya kepada perusahaan besar, menghadapi bahaya maut. Mobilnya macet di tengah perlintasan kereta saat sebuah kereta api tengah melaju kencang ke arahnya. Saat kereta sudah sangat dekat, Hancock pun muncul dan menyelamatkannya, tentu saja dengan cara yang &#8220;tidak biasa&#8221;. Bukannya terbang membawa mobil Ray, Hancock malah menghentikan kereta dengan menabrakkan dirinya ke lokomotif, yang membuat semua gerbong kereta berhamburan ke jalan.</p>
<p>Saat itulah titik balik kehidupan Hancock. Di saat orang mencaci maki dirinya, Ray justru berterima kasih dan menawarkan cara untuk mengubah kehidupan serta pandangan orang lain terhadap Hancock. Hancock yang awalnya tak setuju, merasa tertarik. Diapun menuruti semua saran Ray untuk mengubah citra dirinya, termasuk bersedia untuk dipenjara atas keugal-ugalannya.</p>
<p>Benar saja, hanya beberapa minggu Hancock menghilang, kejahatan di Los Angeles menigkat tajam. Puncaknya adalah sebuah perampokan di sebuah bank di mana para pelakunya bersenjata lengkap serta membawa bahan peledak. Hancock, yang sebelumnya telah mendapatkan seragam superhero baru, serta diajari tata krama serta oleh Ray, kembali diharapkan oleh warga kota. Dan diapun sukses menangkap para penjahat serta membuat warga kota terkejut dengan perubahan sikapnya.</p>
<p>Semenjak itu, hubungan Hancock dan Ray semakin dekat. Dari kedekatan itulah, Hancock mengetahui bahwa Mary, istri Ray ternyata juga mempunyai kekuatan seperti dirinya. Hancock pun mulai mengingat kembali hal-hal yang dilupakannya semenjak ia mengalami amnesia 80 tahun yang lalu. Sebuah fakta yang ternyata membahayakan dirinya serta keluarga Ray, bahwa sebenarnya Mary adalah istri Hancock yang juga sesama makhluk super.</p>
<p>Dalam kehidupan makhluk super seperti Hancock dan Mary, dua orang super yang memiliki hubungan dekat, apalagi menikah, akan kehilangan kekuatannya, agar mereka bisa merasakan kehidupan sebagai manusia biasa. Nah, pada saat Hancock dan Mary kehilangan kekuatannya inilah, para perampok bank yang ditangkap Hancock melarikan diri dari penjara dan membalas dendam pada Hancock yang telah sepenuhnya menjadi manusia biasa. Meski akhirnya berhasil mengatasi mereka, Hancock serta Mary mengalami luka yang cukup fatal. Maka agar mereka berdua dapat bertahan, Hancock menjauh dari Mary untuk memperolah kekuatannya kembali.</p>
<p>Ternyata selama menjauh itu, Hancock menggambar hati lambang program amal Ray di bulan, sebagai bentuk terima kasihnya pada Ray.</p>
<p>[/SPOILER ALERT]</p>
<p>Film ini mendapat respon yang cukup buruk dari para kritikus, termasuk juga saya. Setidaknya penilaian saya adalah &#8220;tidak terlalu bagus&#8221;. Dengan awal yang cukup memukau, ceritanya mulai ngelantur dan bisa dikatakan tidak konsisten di tengah sampai akhir. Jika makhluk super akan kehilangan kekuatannya saat berdekatan, kenapa pada awal cerita saat pertama bertemu dengan Mary, Hancock masih perkasa? Mereka berdua bahkan sempat bertarung dengan kekuatan super masing-masing.</p>
<p>Asal-usul Hancock sendiri, bagi saya, terlalu kabur dan tidak jelas, sehingga sulit untuk mengatakan apa dan siapa sebenarnya dirinya. Tapi di samping semua itu, film ini cukup menghibur, apalagi dengan konsep berbeda yang ditawarkan. Lucu juga melihat seorang super hero ugal-ugalan, tidak &#8220;serius&#8221; seperti superhero pada umumnya. Why so serious? <img src='http://theater.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/grin.gif' alt='D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Rating: <img src='http://theater.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/clap.gif' alt='=D&gt;' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theater.nazieb.com/2008/08/07/hancock/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Versi Buku vs Versi Film</title>
		<link>http://nazieb.wordpress.com/2008/08/06/versi-buku-vs-versi-film/</link>
		<comments>http://nazieb.wordpress.com/2008/08/06/versi-buku-vs-versi-film/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 16:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ainun</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[at_wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nazieb.wordpress.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Sudah tahu film terbaru Harry Potter? Saya sendiri, sebagai salah satu penggemar cerita (bukan tokohnya, apalagi pemeran dalam film!!) Harry Potter, kurang antusias dengan film terbaru itu. Satu-satunya alasan yang membuat saya pergi nonton nantinya adalah karena saya kangen dunia sihir bikinan JK Rowling yang sudah cukup lama berakhir ceritanya itu.
Kenapa saya kurang menyukai film [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[A]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nazieb.wordpress.com/2008/08/06/versi-buku-vs-versi-film/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>God is a Programmer</title>
		<link>http://ainun.nazieb.com/god-is-a-programmer/</link>
		<comments>http://ainun.nazieb.com/god-is-a-programmer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 11:47:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ainun.nazieb.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[DISCLAIMER: Sesuai dengan janji saya di postingan sebelumnya, kali ini saya akan mengemukakan teori saya tentang siapa itu Tuhan. Tidak ada dalil yang saya ambil, karena ini memang hasil pemikiran saya sendiri. Dan jika Anda kira saya ini sesat lantaran pemikiran saya ini, ketahuilah bahwa saya semakin percaya tentang Tuhan setelah memikirkan ini.
Apakah Anda tahu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>DISCLAIMER:</strong> Sesuai dengan janji saya di <a href="http://ainun.nazieb.com/jadi-tuhan-itu-membosankan/">postingan sebelumnya</a>, kali ini saya akan mengemukakan teori saya tentang siapa itu Tuhan. Tidak ada dalil yang saya ambil, karena ini memang hasil pemikiran saya sendiri. Dan jika Anda kira saya ini sesat lantaran pemikiran saya ini, ketahuilah bahwa saya semakin percaya tentang Tuhan setelah memikirkan ini.</p></blockquote>
<p>Apakah Anda tahu apa kira-kira tujuan Tuhan menciptakan makhluk-makhlukNya? Untuk beribadah pada-Nya? Ya, itu kata kitab suci. Tapi apa untungnya bagi Dia? Dia toh sudah Maha Segalanya, tanpa kita sembah, bahkan tanpa kita ada pun, Dia tetap Tuhan, meski entah menuhani apa.</p>
<p>Lantas, apa sebenarnya tujuan Dia? Sebelum membahas tentang tujuanNya, saya akan membahas tentang bagaimana Dia menciptakan dan mengatur kita, apakah Dia akan terus menerus memantau perkembangan kehidupan makhluknya seperti yang saya tulis di <a href="http://ainun.nazieb.com/jadi-tuhan-itu-membosankan/">postingan sebelumnya</a>? Well, that must be joke. Indeed. Mungkin yang lebih tepat menggambarkan bagaimana Dia menjadi Tuhan adalah <a href="http://ainun.nazieb.com/jadi-tuhan-itu-membosankan/#comment-4309">komentar</a> dari <a href="http://danalingga.wordpress.com/">Nabi Danalingga</a> di postingan tersebut.</p>
<blockquote><p>Kalo saya jadi Tuhan. Saya ciptakan saja hukum yang mengatur kehidupan ciptaan saya. Lantas saya tinggal ongkang-ongkang kaki menikmati tontonan menarik dari ciptaan saya.</p></blockquote>
<p>Pemikiran saya ternyata hampir mirip dengan beliau!! <img src='http://ainun.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/glasses.gif' alt='B-)' class='wp-smiley' /> Saya berpikir bahwa Tuhan itu adalah seseorang, eh, sesuatu, eh, Dzat yang telah merencanakan segala hal sebelum menciptakan makhluk-makhluknya. Ah, mudahnya, dia adalah seorang programmer, sementara kehidupan ini adalah program yang tengah berjalan. Segala sesuatu yang telah, sedang, dan akan terjadi telah diprogram sebelumnya, pada saat Zaman Azali alias Developing Mode. Kala itu Tuhan tengah sibuk dengan <a title="Integrated Development Environment" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Integrated_development_environment">IDE</a> serta blok-blok kode, serta meng-<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Compiler">compile </a>serta men-<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Debug">debug</a> kode buatannya, sebelum Dia menjalankannya, tepat pada saat waktu dimulai dalam istilah kita.</p>
<p>Jadi, mirip dengan <a href="http://ainun.nazieb.com/fate-is-it-fake/">postingan saya yang lain</a>, sesuai dengan <a href="http://en.wikiquote.org/wiki/Prince_of_Persia#The_Old_Man">quote dari game Prince of Persia</a>, <em>You Cannot Change Your Fate</em>, fate alias takdir, adalah alur bagaimana program kehidupan ini berjalan dari awal dimulainya waktu, sampai nanti program berakhir atau istilahnya Kiamat. Semuanya telah diperkirakan serta dihitung dengan Maha Tepat. Jadi jangan terlalu bangga dengan istilah &#8220;mengubah takdir&#8221;, sebab usaha Anda mengubah alur program itu, sudah diatur oleh Tuhan dalam kode programNya.</p>
<p>Oleh karena itulah, ada beberapa ayat di Kitab Suci, entah yang mana, saya lupa, yang kira-kira memiliki arti bahwa kita tidak bisa melakukan apapun tanpa bantuan Tuhan. Ya, itu betul, sebagai sebuah object dalam sebuah program, Anda tidak bisa tiba-tiba melenceng dari flow yang sudah diatur Tuhan. Seandainya pun terjadi, hal itu (melencengnya alur karena &#8220;usaha&#8221; Anda) adalah sebuah event yang sudah diperkirakan akan terjadi oleh sang Programmer. Hanya sang Programmer yang bisa mengubah dan mengatur bagaimana sebuah object (makhlukNya) berperilaku (behavior), bagaimana sebuah kejadian (event) terjadi dalam alur takdir.</p>
<p>Hal itulah yang, menurut saya, dimaksud dalam sebuah ayat yang mengatakan bahwa kita ini sesungguhnya sama sekali tidak berdaya. Ya, kita hanya bisa mengikuti alur program (takdir) Tuhan, tanpa tahu bagaimana kira-kira nantinya alur program membawa Anda.</p>
<blockquote><p>var nazieb = new Human(); //create a new human<br />
with(nazieb) {<br />
.setSex(&#8221;male&#8221;); //set the sex to male<br />
.setAge(60); //set the age to 60<br />
.setJodoh(angelndutz); //set the &#8220;Jodoh&#8221; to another Human variable, angelndutz<br />
.setWealth(100000); //set the wealth to 100000</p>
<p>.learn(&#8221;blog&#8221;); //make the object learn about blog<br />
.meet(bloggers); //meet the object with &#8220;bloggers&#8221; group<br />
.doAction(&#8221;post about God&#8221;); //make the object post something about God</p>
<p>.decWealth(&#8221;90000&#8243;); //decrease the wealth of the object by 90000<br />
.setFeel(sad); //make the object feels sad<br />
.think(&#8221;suicide&#8221;); //and make the object think about suicide</p>
<p>.listen(&#8221;religion&#8221;,&#8221;motivation&#8221;); //make the object listen about religion and motivation<br />
.cancel(&#8221;suicide&#8221;); //cancel the object&#8217;s will to suicide<br />
.doAction(&#8221;change my fate!!!&#8221;); //make the object do something to &#8220;change his fate&#8221;</p>
<p>.incWealth(&#8221;1000000&#8243;); //then increase the wealth by 1000000<br />
.setFeel(happy); //set the feels to be happy<br />
.think(&#8221;I&#8217;ve changed my fate successfully!!&#8221;); //make object thinks that he has changed the fate</p>
<p>.die(); //finally, destruct the object<br />
}</p></blockquote>
<p>Kira-kira begitulah contoh sederhana kode yang dibuat Tuhan untuk saya. Jadi ketika saya berpikir bahwa saya telah berhasil mengubah nasib saya, sesungguhnya hal itu sudah diprediksi oleh Tuhan, bahkan Dia sendiri-lah yang membuat saya melakukan usaha &#8220;mengubah takdir&#8221; itu.</p>
<p>Kemudian, apakah tujuanNya menciptakan super-program ini? Nah, sebenarnya saya tidak punya sebuah pemikiran yang jelas soal itu, hanya sebuah pemikiran yang jauh lebih ngawur: Bahwa sebenarnya Programmer kita ini adalah seorang peserta lomba membuat program di mana kehidupan ini sebenarnya adalah program yang tengah dinilai oleh juri lomba tersebut. <img src='http://ainun.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/go on.gif' alt='-j' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&#8211;</p>
<p>Hmmm, jadi bagaimana? Apakah Anda tadi diprogram untuk membaca postingan ini? Atau Anda telah diprogram untuk melakukan fast reader? <img src='http://ainun.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/tongue.gif' alt='P' class='wp-smiley' /> Lantas bagaimana lanjutan alur program Anda? Berkomentar setuju? Tidak setuju? Atau misuh-misuh? Do your part..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ainun.nazieb.com/god-is-a-programmer/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jadi Tuhan Itu Membosankan</title>
		<link>http://ainun.nazieb.com/jadi-tuhan-itu-membosankan/</link>
		<comments>http://ainun.nazieb.com/jadi-tuhan-itu-membosankan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 16:14:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ainun.nazieb.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda berpikir untuk jadi Tuhan? Saya pernah. Alasannya simpel. Saya tidak kepingin mati. Membayangkan ngerinya Hari Akhir serta neraka yang pedih yang diceritakan di Kitab Suci ituh, saya jadi takut untuk diadili. Tapi pasti menyenangkan jika saya yang mengadili.
Sempat membuat rancangan agama baru bernama Naziebiyah, serta mulai menyusun Kitab Suci, saya urungkan niat saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah Anda berpikir untuk jadi Tuhan? Saya pernah. Alasannya simpel. Saya tidak kepingin mati. Membayangkan ngerinya Hari Akhir serta neraka yang pedih yang diceritakan di Kitab Suci ituh, saya jadi takut untuk diadili. Tapi pasti menyenangkan jika saya yang mengadili.</p>
<p>Sempat membuat rancangan agama baru bernama Naziebiyah, serta mulai menyusun Kitab Suci, saya urungkan niat saya itu. Kenapa? Selain karena beberapa hal (tidak ada pendidikan di sekolah / universitas manapun yang mengajarkan cara untuk menjadi Tuhan serta posisi Tuhan saat ini sedang tidak lowong), saya punya sebuah alasan: menjadi Tuhan itu pasti membosankan.</p>
<p>Bayangkan, Anda harus melek setiap hari melihat makhluk-makhluk ciptaan Anda yang jumlahnya triliunan itu, selama 24 jam mulai dari sejak Anda menciptakannya pertama kali dulu. Sudah begitu, Anda harus mendengar rengekan ciptaan-ciptaan Anda serta pisuhan-pisuhan mereka bila Anda tidak segera mewujudkan keinginan mereka. Bisa saja Anda beri mereka adzab yang pedih, tapi kalau itu Anda lakukan secara merata, bisa dipastikan ciptaan Anda yang berakal dan pandai merengek itu bakal musnah, dan Anda harus memulai segalanya dari awal.</p>
<p>Selain itu, apa tidak bosan bila harus mendengar para malaikat memuji Anda terus? Well, dipuji itu memang menyenangkan, tapi kalau dilakukan secara terus menerus dalam waktu yang lama oleh orang yang banyak? <img src='http://ainun.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/shocked.gif' alt='O' class='wp-smiley' /> Belum lagi pujian oleh makhluk mulia ciptaan Anda yang pandai menjilat itu? Kemudian, apa pula enaknya hidup sendirian*? Tidak ada teman, tidak ada pacar, tidak ada blog, kopdar ataupun teman chatting? Ugh. Sahabat itu, katanya lebih berharga dari apapun. Lha Tuhan?</p>
<p>Memang Anda bisa saja membuat hiburan Anda sendiri dengan membikin makhluk mulia ciptaan Anda itu saling hina bahkan sampai perang gara-gara Anda*. Atau dengan membuat beberapa dari mereka tidak percaya terhadap Anda. Ya ya, cukup menyenangkan sih, tapi kok rasanya tidak sebanding dengan job description Anda.</p>
<p>Yah, mungkin karena beberapa hal itulah, saya memutuskan untuk jadi manusia saja. Menjalani satu episode dan mati. Sudah. Cukup. Membusuk di dalam kubur tampaknya lebih menyenangkan daripada duduk di atas langit sana terus menerus.</p>
<p>Tapi, mengingat betapa tidak menyenangkannya pekerjaan tersebut, saya menaruh hormat kepada Anda yang sekarang menjabat jadi Tuhan. Semoga Anda betah menjalani profesi Anda.</p>
<p>&#8211;<br />
Postingan ini diilhami oleh <a href="http://unclegoop.com/2008/07/25/membincangkan-kematian/">postingan Pakde Goop</a> yang mengingatkan saya pada guyonan saya tentang Tuhan itu.</p>
<p>PS:<br />
*) Saya punya teori tersendiri mengenai hal tersebut, mungkin di postingan yang akan datang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ainun.nazieb.com/jadi-tuhan-itu-membosankan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
