Ambigram

Anda pernah membaca novel Dan Brown yang Angels & Demons? Bukan, saya ndak mau ngreview bukunya, tapi saya akan membahas satu bagian yang ada di dalam buku itu. Seperti biasa, novel ini penuh dengan teka-teki ala Dan Brown. Bila di Da Vinci Code, dia banyak menggunakan anagram, maka di novel, yang menurut saya jauh lebih seru daripada Da Vinci Code itu, dia memakai sebuah art-work lain yang disebut ambigram.

Ambigram, menurut mbah Wikipedia, adalah seni membuat tulisan yang apabila tulisan tersebut diputar 180 derajat, maka tulisan tersebut akan tetap terbaca sama atau membentuk sebuah kata baru. Untuk lebih lengkapnya silakan baca di sini sajah.

Saya juga mau pamer, ambigram yang dulu pernah saya bikin B-)

Alert:
- Untuk melihat inih, Anda akan membutuhkan Flash Player di broswer Anda, serta bandwith yang cukup ;) )
- Untuk membuktikan apakah ambigram itu akan membentuk kata yang sama bila diputar, ndak perlu memutar kepala atau monitor Anda, cukup klik sajah :D
- Klik dulu donkz

Menuhankan Diri, Mendirikan Tuhan(?)

Tiba-tiba kegelapan sirna. Setitik cahaya putih bersinar terang dari horizon. Mataku silau. Kontan saja aku menutup mata, tidak rapat, karena aku juga ingin tahu dari mana asalnya cahaya itu.
Kemudian sebuah suara menggema. “Sucikan hatimu dengan percaya padaKu!!” Dan semua menjadi gelap.
Aku tersentak bangun dari tempat tidurku. Apa barusan itu? Sebuah mimpi? Atau? Ah, aku terlalu letih untuk berpikir. Selimut tebal itu kembali menutupi tubuhku sampai subuh.

Malam berikutnya, kembali mimpi yang sama menggarayangi tidurku. Aku penasaran dan bertanya-tanya. Aku lalu mencari tahu lewat internet seputar mimpi itu. Dari apa yang kubaca, aku jadi tahu bahwa mimpi itu bisa jadi bukan mimpi biasa. Wahyu. Atau wangsit dalam bahasa lain. Ah, aku tiba-tiba tak percaya. Hanya sebuah mimpi. Bunga tidur, itu saja.

Continue Reading….