Kyaaaaaaa!!!!!!!!!!!!! Saya sudah kembali!!!!
*menggelinjang…
*ga penting… b-(
Kyaaaaaaa!!!!!!!!!!!!! Saya sudah kembali!!!!
*menggelinjang…
*ga penting… b-(
Saia menyadari dan mengerti sangadh bahwa saia ini adalah bloger yang bodoh serta idiot dan beberapa golongan merutuki saia dengan sebutan “laknat nan bejatâ€. Ya, karena saia tidak mampu memberikan sebuah tulisan yang mencerahkan ummat.
Terlebih lagi, kemarin pada saat saia memposting sebuah tulisan berjudul The Key Is Inside The Locked Cabinet. Banyak yang salah memahami maksud dan inti dari postingan tersebut. Sehingga beberapa komentar disana banyak yang menyuarakan apa yang sebenarnya ingin saia sampaikan. Untuk itu saia ucapkan terima kasih sangadh.
Saia sadar, bahwa ini adalah kesalahan saia sepenuhnya, bahwa sebenarnya saia sama sekali tidak bisa dan tidak mampu menulis JOKE dengan baik, sehingga banyak sekali kawand-kawand yang salah mengerti dan tidak bisa menangkap apa yang ingin saia sampaikan.
Nah, mengutip kutipan yang dikutip *halah* oleh saudara Gun N Roze, bahwa
Hiperbola
Suatu pernyataan yang dilebih lebihkan untuk memberikan kesan tertentu. Contoh: Air mata membanjiri wajahnya
Ironi
Cara pengungkapan maksud dengan pengungkapan kebalikan dari apa yang sebenarnya terjadi. Ironi bertujuan untuk menyindir lawan. Contoh: Lho? Kamu ini, baru pukul 12 siang baru saja bangun!
Jadi, inti dari klarifikasi ini adalah postingan yang berjudul The Key Is Inside The Locked Cabinet adalah sebuah lelucon yang ditulis dengan gaya ndak nggenah. Yang sayangnya karena ketidakmampuan saia dalam menulis, sehingga banyak sekali kawand-kawand yang salah mengerti. Untuk itu saia ucapkan maaf yang sebesar-besarnya bagi yang merasa dipermainkan oleh tulisan saia tersebut.
Republik Insane-sia..
Negeri Gila Ripah Loh Jiangkrik
Jamput Khatulistiwa
Negeri gila sok kaya..
Di mana rakyatnya lebih senang meributkan para pesohor yang telanjang daripada saudaranya yang kedinginan tanpa busana di bawah kolong jembatan.
Yang pemimpinnya sibuk menyalahkan alam sementara rakyatnya menggelepar meregang nyawa.
Yang para aktivisnya mengahmburkan rupiah untuk berteriak: STOP KELAPARAN!! Padahal di seberangnya pengemis tua mengais-ais recehan.
Insane-sia..
Negeri gila yang presidennya sibuk bertamasya dengan formal, sementara jelatanya kehilangan ajal.
Di mana perselingkuhan lebih dibicarakan daripada teriakan minta makan.
Yang para pemikirnya sibuk berebut tahta, sementara yang harusnya mereka pikirkan berebut nasi basi di tong sampah.
Di mana para wanita kaya berpikir keras cara membuang makanan demi kelangsingan mereka, saat wanita tak punya berpikir keras mendapat makanan demi kelangsungan mereka.
So how to open the cabinet?
