Managing Emails in Gmail: Filtering Mailing List

Saya mohon maaf bila tulisan saya kadang susah dimengerti. Saya memang begitu kalau disuruh menjelaskan. Ga sranten, istilah Jawa-nya. Seperti postingan saya sebelumnya, teman saya malah tambah bingung habis baca, dia pinginnya mem-filter email dari mailing list agar tidak membuat inbox-nya tampak penuh.

Baiklah, saya tulis lagi artikel yang membahas khusus tentang hal tersebut. Bagi Anda yang join dalam milist / groups yang tergolong High Activity, mungkin merasa tidak enak melihat inbox yang selalu penuh dengan email-email yang bercampur baur. Dengan GMail, serta fitur filtering & labeling-nya Anda bisa membuat seolah-olah email dari milist tersebut kita letakkan di folder tersendiri. Gimana caranya?

Managing Emails in Gmail

Bila Anda pernah atau mungkin saat ini menggunakan Yahoo! Mail, Anda tentu tahu bahwa di dalam Yahoo! Mail tersedia layanan untuk membuat folder serta meletakkan email-email tertentu di dalam folder tersebut. Serta filter untuk meyaring email yang masuk lalu meletakkan email tersebut ke folder yang Anda inginkan.

Di GMail, pesaing utama Y!Mail, memang tidak tersedia fasilitas folder seperti itu. Tetapi ada satu fitur yang mungkin lebih berguna, yaitu …… apa?

Renungan Menjelang Tidur

Pagi-pagi saya berangkat menuju kantor naik angkot dari kontrakan teman. Karena merasa bosan, saya kemudian menyalakan Music plyaer di handphone saya dan mulai mendengarkan lagu seperti Linkin Park, My Chemical Romance, System of a Down lewat headset saya. Karena lagunya yang nge-beat dan cenderung keras, rasa kantuk saya pun hilang. Sampai di sebuah perempatan, seorang pria masuk. Dia duduk di sebelah saya. Kemudia dia mengeluarkan semacam alat yang ukurannya sedikit lebih besar dari handphone saya. Awalnya saya tidak tahu alat apa itu, kemudian orang itu menancapkan headset di salah satu port, dan membuka casing dari alat tersebut serta mulai menyalakannya.

“Ah, MP3 player jenis lama,” batin saya. Ah, ternyata…..