LA Noire

LA Noire

LA Noire

LA Noire adalah salah satu game besutan Rockstar Games, produsen mega franchise Grand Theft Auto. Meski sama-sama bersetting open world, jangan berharap Anda bisa seenaknya membunuhi orang-orang di jalanan seperti GTA. Karena LA Noire ini bercerita tentang seorang petugas kepolisian kota Los Angeles di tahun 1947, Cole Phelps yang berusaha memecahkan misteri kejahatan di kota itu.

Adegan-adegan tembak-tembakan dan kejar-kejaran mobil macam game-game Rockstar lainnya memang masih ada, (ya namanya juga polisi ngejar penjahat). Tapi bukan itu inti game ini. Di sini pemain harus bisa mencari petunjuk, menginterogasi saksi & tersangka sampai menyimpulkan ke mana ia harus menyelidiki selanjutnya.

Salah satu teknologi keren yang dipakai dalam pembuatan game ini adalah MotionScan, di mana pemeran tokoh-tokoh dalam game akan di-shoot dengan 32 kamera terpisah untuk mendapatkan semua mimik wajahnya. Ya, mimik serta ekspresi wajah menjadi hal yang sangat krusial dalam game ini, karena pemain harus bisa menentukan apakah saksi/tersangka yang sedang diinterogasi berbohong atau tidak dari cara mereka menjawab pertanyaan.

Bila dibandingkan dengan GTA, Red Dead Redemption ataupun Max Payne, ini game yang lebih “kalem”. Buat Anda yang suka bertingkah ugal-ugalan dalam game open world, pasti akan sedikit kagok ketika pertama kali main. Tingkah laku Anda harus mencontohkan perbuatan seorang polisi yang santun. Nah lho!

Anda juga harus bisa memikirkan segala macam kemungkinan yang ada di TKP ketika sedang menginvestigasi. Begitu juga ketika menginterogasi, Anda harus bisa benar-benar menilai cara bicara seseorang. Intinya ini game yang benar-benar membutuhkan otak, ketelitian dan kesabaran.

Meski begitu, Rockstar masih tetap menjaga agar game ini tetap menjadi open world. Anda masih bisa keluyuran di kota Los Angeles jadul dan menemukan banyak side-mission yang bisa melatih kemampuan Anda menginvestigasi kasus. Ada juga beberapa side-mission yang lebih mengarah ke action, seperti baku tembak menghentikan perampokan bank dan berkelahi dengan penjahat. Hal ini memang dirasa perlu untuk menghindari kebosanan akibat misi utama yang cenderung repetitif.

Game ini bisa dibilang adalah kesuksesan Rockstar “berjudi” dengan membuat game di luar pakem mereka biasanya. Ya, game ini layak masuk sebagai salah satu game terbaik tahun ini, meski developer-nya, Team Bondi asal Australia diterpa isu-isu kesejahteraan karyawan sampai akhirnya dipaksa bangkrut oleh pemerintah di sana.

So, bosen jadi penjahat dan ingin jadi penegak hukum? Coba saja game ini!

NB: Jangan heran kalau nanti di GTA V ada semacam Easter egg yang berbunyi “Los Santos Noire”

275 thoughts on “LA Noire”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>