Fast Five (Fast & Furious 5: Rio Heist)

Fast Five

Fast Five

Tak sia-sia selama ini saya setia menunggu film ini diputar di bioskop. Rasanya sayang nonton film action melalui media yang seadanya, macam DVD di laptop atau film bajakan. Gregetnya kurang.

Maka bergembiralah saya saat Fast Five akhirnya masuk ke bioskop di Indonesia. Saya langsung nonton di hari pertamanya main, hari Jumat 12 Agustus kemarin. Hasilnya? Sangat memuaskan. Setelah “puasa” nonton di bioskop cukup lama, Fast Five adalah menu berbuka yang sangat cocok.

Film dimulai dengan ending dari seri sebelumnya, Fast & Furious dimana Mia Toretto (Jordana Brewster) & Brian O’Connor (Paul Walker) berusaha membajak mobil tahanan yang membawa Dominic Toretto (Vin Diesel) untuk menyelamatkannya. Untuk menghindari kejaran polisi & FBI, mereka kemudian melarikan diri ke Rio de Janiero, Brazil.

Di Rio, mereka malah harus berurusan dengan penguasa sekaligus bandar narkoba di sana, Hernan Reyes (Joaquim de Almeida) setelah merusak rencana Reyes merampok sebuah mobil dari sebuah kereta. Lebih buruk lagi, FBI ternyata mengirim satuan khusus DSS (US Diplomatic Secret Service) yang dipimpin Luke Hobbs (Dwayne Johnson) untuk menciduk mereka dari Brazil. Adegan kejar-kejaran berkecepatan tinggi di tengah kota pun tak terelakkan. Apalagi ketika Dom berencana untuk merampok semua uang Reyes sebagai modal mereka untuk kabur & memulai hidup baru.

Dalam film ini sutradara Justin Lin terlihat berusaha mengubah kultur film Fast & Furious yang sudah ada sebelumnya, dari film dengan nuansa street-racing yang kental menjadi film heist alias perampokan yang fokus dengan adegan kejar-kejaran mobil super. Terbukti meski diceritakan Dom & Brian banyak memenangkan mobil dari balapan, hanya ada satu

adegan balapan singkat yang dimunculkan sepanjang film. Selebihnya banyak adegan tembak-tembakan seru yang semakin membuat cita rasa baru dalam film ini.

Bintang-bintang yang bermain juga tak kalah bagus dalam melakoni peran mereka. Hampir seluruh bintang yang pernah muncul di seri sebelumnya dihadirkan kembali di film ini.

Awalnya saya sempat mengira ini akan berakhir seperti film The Expendables, di mana bintang-bintang lain hanya menjadi “hiasan” bagi tokoh utamanya, si Rambo ituh. Tapi nyatanya di Fast Five ini Justin Lin bisa membagi peran dengan adil kepada masing-masing orang, sehingga mereka bisa memaksimalkan tokohnya, meski tetap Dom & Brian yang ditonjolkan sebagai pusat cerita.

Cerita yang ditawarkan sebenarnya biasa-biasa saja, tapi hal tersebut dimaafkan dengan sangat mencoloknya adegan kejar-kejaran yang terjadi sepanjang film. Entah berapa mobil yang harus dihancurkan sepanjang adegan tersebut.

Buat yang belum nonton, jangan beranjak dulu setelah credit title, karena post-credit teaser-nya terasa cukup “menggoda” :D

100 thoughts on “Fast Five (Fast & Furious 5: Rio Heist)”

Leave a Reply