Unstoppable

Unstoppable

Unstoppable (wikipedia)

Will Colson, seorang kondektur baru mau tidak mau harus bekerja sama dengan Frank Barnes, engineer tua yang menunggu hari-hari terakhirnya di perusahaan kereta lantaran dipaksa berhenti oleh para petinggi perusahaan tersebut. Will yang tengah bermasalah dengan rumah tangganya harus mendapatkan ceramah dari Frank, yang merasa posisinya diambil oleh orang-orang muda macam Will. Maka muncullah beberapa perselisihan di antara mereka saat menjalankan tugas.

Sementara itu, di bagian lain, Dewey, masinis kereta barang yang mengangkut bahan kimia berbahaya secara tidak sengaja kehilangan kendali atas keretanya. Kereta itu melaju dengan kecepatan penuh dan tanpa kontrol menuju kota yang ramai. Beberapa usaha coba dilakukan pihak perusahaan, tapi selalu gagal menghentikan kereta tersebut. Akhirnya Frank dan Will memutuskan untuk mencoba menghentikan coaster (kereta tanpa pengemudi) itu, meski harus melawan perintah petinggi perusahaan dan terancam dipecat dengan tidak hormat.

Film ini, meski plotnya sangat sederhana dapat menyuguhkan ketegangan yang seru dan mendebarkan. Ditambah bumbu-bumbu konflik pribadi para tokohnya, saya rasa ini film yang cukup menghibur untuk ditonton. Karakter-karakter yang dimunculkan kuat, dan yah, saya memang selalu kagum menonton Denzel Washington.

Sepanjang film, apalagi ketika adegan di dalam ruang kontrol kereta, saya dibuat bertanya-tanya; PT KAI punya teknologi secanggih itu nggak ya? Di situ digambarkan ruang kontrol yang bisa mendeteksi seluruh jalur rel kereta api lengkap dengan kereta apa saja yang tengah berjalan. Ketika insiden coaster mulai terjadi, petugas bisa dengan mudah mengetahui arah kereta dan memberi tahu kereta-kereta lain untuk menghindari jalur tersebut. Kalau KAI tidak punya, kenapa tidak segera dibeli? Bukannya keuntungan dari kereta api itu cukup besar? Lantas, kalau sudah punya, kenapa masih sering terjadi kecelakaan maut antar kereta api?

Mungkin hanya Tuhan yang tahu

31 thoughts on “Unstoppable

  1. John Murdock

    Kecelakaan maut antar kereta api van bukan kemauan manusia, mungkin sebaiknya ada pemeriksaan kelayakan, mirip2 seperti di bandara itu, sebelum terbang semuanya diperiksa, kesehatan para crew jg mesti ada yg support tuh :D

    Reply
  2. Jurnal Manajemen

    saya beri review soalnya saya sudah nonton

    awal cerita
    seorang tua dengan jenggot, naik kereta, kemudian ingin merubah jalur dia turun dari kereta. tak disangka rem nya tiba tiba lepas dan gasnya semakin kencang, ia lari mengejar kereta tapi terjatuh

    akhrinya keretanya nggak bisa dihentikan, sampai pada 2 orang pemberani yang naik kereta menghentikan kereta tersebut

    Reply
  3. Mariela Giannavola

    Actual Techniques To Get educated about E commerce And How One Might Link up with The E commerce Top dogs, Shorter article reveals the incontestable details on E commerce and also how it could actually threaten users.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>