Theater of Dreams

where a truth just becomes a dream

Kambing-kambing yang Tersesat

Ternyata belantara beton Jakarta tidak kalah dengan belantara yang sebenarnya loh. Kalo di sana para penggembala menggembala ternak mereka di padang rumput, maka di sini mereka menggembala di padang aspal. Bisakah? Bisa.. ini buktinya:

Di daerah tempat saya bekerja, di kawasan industri Pulogadung, banyak sekali kambing-kambing yang berkeliaran di jalanan kawasan seperti di atas. Dan itulah jawaban dari pertanyaan saya: Mengapa daging kambing di sini, meski mahal, tapi sangat kecil dan sedikit sekali? Yak, betul, karena di padang aspal di sini di mana mereka digembalakan, mereka nggak makan rumput, tapi makan sampah & sisa makanan manusia. Rumput sih cuma sekedar selingan saja. Lha kalo manusianya habis makan daging kambing? Ya kambingnya jadi kanibal berarti ;) )

Tapi terlepas dari itu, keberadaan kambing-kambing di jalanan yang sepi ini malah membahayakan, baik bagi manusia ataupun kambing itu sendiri. Karena, namanya juga jalanan sepi, manusianya juga pasti pada high speed semua. Dan, namanya juga kambing, masak pake tengok kanan kiri dulu. Lha kalo ada manusia berkendara dengan cepat sementara ada kambing yang nyelonong nyebrang gimana? Hanya Tuhan yang tahu..

NB: Makanya, kalo nggak mau kayak kambing, kalo nyebrang tengok kanan-kiri dulu 3:-O (nggak ada emoticon kambing sih..)

Categories: off topic
mestinya kambing-kambing tiu dilengkapi spion dan lampu sein supaya kalo belok ga ngagetin
5 January 08 at 15:58
@caplang:
Emangnya kyk motor ente Oom.. :) )
5 January 08 at 16:16
Tetangga pernah pelihara kambing di halaman. Tapi si kambing akhirnya makan tanaman tetangga yang lain, mana udara tercemar bau kotorannya, akhirnya si kambing di jual sama pemiliknya. Lha iya di kota gini kok pelihara kambing.
5 January 08 at 17:47
Lha itu mungkin yg dinamakan kambing kota. Moral dari cerita ini adalah kalau beli kambing belilah didesa yang masih banyak rumput hijaunya, bukan begitu mas.
OOT: sampeyan yo arema tah :D
5 January 08 at 23:35
seandainya kambing bawa kompas dan peta…
6 January 08 at 03:22
si kambing udah mas kasih rumput blm ?? hehehe..bcanda ding..bahaya sekali si kambing emang di jalan raya spt itu, ntar jadi kambing tabrak..
6 January 08 at 08:47
*lirik dalam kurung terahir)
makannya buat ikon kambing donk :D
6 January 08 at 22:56
banyak kambing tersesat yah di jakarta???
7 January 08 at 02:44
Nazieb
@Om caplang: dibikinin jembatan penyebarangan ajah kali ya Om.. :D
@mbak Ani: Hoo.. itulah Jakarta mbak.. semua makhluk ada di sini :P
@mas Totoks: Bentul mas, tapi jangan di Malang, banyak Ongis-nya soalnya :D Arema jess :P
@mas Anang : seandainya 8-> kita hanya bisa berandai-andai
@andi bagus : Yah, untungnya masih belum ada yang pelihara sapi mas 3:-O
@aLe : Hayyah..
@ayam buncit : ayam juga banyak lho =P~
7 January 08 at 10:32
waw…baru kali ini saya liat poto diri yang punya blog dgn jelas..meheheheheheh
7 January 08 at 19:55